Wagub Kaltim Minta KONI Lebih Ramping

  • 03 Mei 2026 09:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menekankan pentingnya efisiensi organisasi dan pengelolaan realistis dalam tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim menjelang masa kepengurusan 2026–2030.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran KONI Kaltim dan perwakilan KONI kabupaten/kota, Kamis, 30 April 2026. Pertemuan ini juga membahas dukungan terhadap calon Ketua Umum KONI Kaltim periode mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Seno Aji memberikan restu kepada Anderiy Syachrum sebagai kandidat Ketua Umum KONI Kaltim masa bakti 2026–2030. Dukungan terhadap Anderiy dinilai telah memenuhi syarat dukungan minimal dari daerah dan cabang olahraga.

Meski demikian, Wagub menegaskan bahwa dukungan tersebut disertai sejumlah catatan penting, terutama terkait kondisi fiskal daerah yang mengalami penyesuaian.

Ia menekankan bahwa bantuan hibah untuk KONI Kaltim pada 2026 mengalami penurunan dan diperkirakan berlanjut hingga 2027, sehingga organisasi dituntut lebih adaptif dalam pengelolaan anggaran.

“KONI ke depan harus lebih ramping dan realistis. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan hibah, tetapi harus kreatif mencari sumber pendanaan lain,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya efektivitas struktur organisasi. Menurutnya, kepengurusan harus diisi oleh individu yang benar-benar berkontribusi dalam pembinaan olahraga.

“Tidak ada ruang bagi pengurus yang tidak aktif. Semua harus bekerja dan memberikan kontribusi nyata,” katanya.

Seno Aji juga mengingatkan agar target prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 disusun secara realistis dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) sebagai bagian dari transisi kepemimpinan.

Musorprov KONI Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026 untuk memilih Ketua Umum baru periode 2026–2030. Sejumlah panitia telah dibentuk guna memastikan proses berjalan lancar dan demokratis.

Rusdiansyah berharap, momentum Musorprov dapat menjadi ajang konsolidasi bagi seluruh insan olahraga di Kalimantan Timur dalam menjaga kesinambungan prestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....