Pengprov Cabor Ditegaskan untuk Tidak Menyewakan Peralatan Tanding Porprov

  • 02 Agt 2026 21:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, tetap mengupayakan agar sebanyak 64 cabang olahraga bisa dipertandingkan di perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 di Kabupaten Paser pada November 2026 mendatang.

Meski mengupayakan, namun jika pun tuan rumah hanya ingin mempertandingkan 50 cabor berdasarkan pertimbangan rasionalisasi anggaran, maka KONI dan Dispora Kaltim berkomitmen tidak ingin memaksa agar 64 itu tetap dipertandingkan.

Salah satu upayanya yakni merampingkan seluruh nomor-nomor tanding dan memanfaatkan peralatan pertandingan yang dimiliki oleh setiap Pengprov Cabor dan bantuan peralatan dari Dispora Kaltim agar dapat menghemat biaya pelaksanaan.

Dalam merasionalisasikan anggaran yang ada, Ketua Umum KONI Kaltim, Anderiy Syachrum menerangkan, untuk menghemat biaya maka peralatan pertandingan yang ada PB Porprov tidak perlu menyewa lagi.

Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum.

"Alhamdulillah dari Pak Kadis sendiri tadi menyampaikan untuk kesiapan alat itu beliau akan support yang ada di sini. Karena dari rincian biaya itu sewa alatnya besar sekali," kata Anderiy Syachrum.

Menurutnya pembengkakan biaya sewa menyewa ini yang menjadi masalah utama kurangnya anggaran dan pemangkasan cabor. Sehingga Paser sebagai tuan rumah hanya perlu mengeluarkan biaya ongkos kirim saja.

"Bahkan ada yang sewa dua cabor itu hampir 1 miliar terus cabor berikutnya hampir 1 miliar sewa alat. Sementara provinsi punya. Jadi, Pak Kadis tadi menyarankan tinggal siapkan mobilnya aja untuk mengangkut," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kadispora Kaltim Rasman juga menjelaskan, terkait dengan peralatan-peralatan yang ada di Pengprov (cabor) dan yang ada di Dispora tinggal di maksimalkan saja.

"Jadi, tuan rumah itu tidak lagi menyewa-nyewa. Kita juga minta kepada Pengprov yang sudah punya alat, jangan sekali-kali dibuatkan sewa menyewa. Padahal kan alat-alat di Pengprov itu kan dibeli provinsi juga pada saat persiapan PON," kata Rasman menegaskan.

Plt Kadispora Kaltim Rasman.

Menurutnya banyak pengeluaran biaya yang tidak harus dikeluarkan, sehingga Ia meyakini Pengprov cabor tidak akan menyewakan alat pertandingan, demi kesuksesan dan kelancaran penyelenggaraan Porprov ke-8 ini.

"Salah satu faktor pendukung pembiayaan pembekakan itu ketika ada sesuatu yang tidak perlu disewakan, kemudian disewakan. Nah, itu jadi menjadi dilema juga ya. Bisa saja ada yang mencoba-coba, tapi mudah-mudahan insyaallah mungkin enggak ada," ujarnya.

Mengenai kepastian dan finalisasi ketetapan baik jumlah cabor dan nomor yang dipertandingkan, KONI, Dispora Kaltim bersama PB Porprov rencananya akan dilakukan pada pekan depan agar persiapan kontingem kabupaten/kota semakin siap lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....