Optimis, Tenis Paser Targetkan 2 Emas di Porprov VIII Kaltim
- 01 Agt 2026 18:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Pengcab Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Paser sangat serius mempersiapkan atlet terbaiknya, untuk turun bertanding menghadapi berbagai daerah dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 yang mulai digulirkan pada 14 November mendatang, di Tanah Grogot, Paser.
Meski belum mengetahui apakah ada perampingan nomor yang dipertandingkan dampak dari efisiensi anggaran, namun sementara ada 7 kelas yang bakal dipertandingkan. Artinya akan ada 7 medali emas yang diperebutkan oleh atlet se-Kaltim itu.
Untuk menatap Porprov Kaltim edisi ke-8 nanti, Ketua Umum Pengcab Pelti Paser, Ibrahim Ahmad, atau yang akrab disama Om Bram itu, mengatakan bakal menurunkan 8 atlet dari 4 putra dan 4 putri terbaiknya.
Dari atlet tersebut, Ia secara realistis menargetkan setidaknya 2 keping medali emas agar bisa meraih pencapaian atau tingkatan lebih dari Porprov Kaltim ke-7 pada 2022 lalu di Kabupaten Berau yang meraih 1 emas.
"Kemarin dari KONI maupun Disporapar memang ada menargetkan 2 emas, karena proyeksinya harus naik dari yang dulu. Karena 2022 yang lalu bahwa Kaltim dominasi Porprov untuk cabor tenis itu dikuasai oleh Kukar, dan itu dominan pemain PON juga atlet nasional," ujar Om Bram kepada rri.co.id.
Ia pun mengakui keunggulan petenis Kukar yang memborong 5 sekaligus dari 7 emas yang diperebutkan, sedangkan sisanya diraih Paser dan Kutim.
Kendati demikian, Ia tetap optimis Paser bisa meraih emas lebih dari 1 dan menunjukkan hasil program latihan atlet yang dijalani selama ini.
"Jadi sangat ironis. Tapi mudah-mudahan tahun ini ya bisa lebih kompetitif lagi, minimal bisa memeprtahankan yang sudah ada. Mudah-mudahan kita berharap begitu karena yang namanya proyeksi semua pasti harus naik daripada sebelumnya," ucapnya.
Bram pun mempercayai ramuan program dan strategi yang dipersiapkan oleh tim kepelatihan baik itu putra maupun putri, agar targetan ini bisa direalisasikan, sehingga Ia sudah memberangkatkan atletnya untuk TC di Kota Solo.
"Saat ini juga karena ini spesial mungkin kita juga TC kan ke luar daerah," kata Bram.

Bermodalkan pengalaman dari Porprov sebelumnya, Ia yakin dan optimisi setidaknya bisa mempertahankan 1 keping emas tersebut dan berharap patriot olahraga Bumi Daya Taka bisa menambah satu emas lagi.
"Jadi, sebagai tuan rumah kondisi apa pun kita siap. Karena pengalaman yang lalu di Porprov Berau ada tradisi kita mendapat medali. Mudah-mudahan ini juga tetap bisa mempertahankan medali yang diperoleh, syukur-syukur bisa lebih," ucapnya.
Walaupun mengakui cukup kesulitan mencari petenis potensial dibawah 30 tahun, namun Om Bram tetap optimis targetan ini bisa dicapai bersama dan berkontribusi terhadap kontingen Paser di Porprov Kaltim yang tidak lama lagi akan mulai bergulir.
"Karena untuk tahun ini beda dengan yang lalu bahwa usia maksimal pemain itu 30 tahun. Jadi, kami memang agak agak kesulitan, tapi kami berusaha untuk bisa memenuhi kriteria tersebut," ujar Om Bram dengan semangat.
Dibawah nahkoda Om Bram, cabor tenis lapangan di Paser sendiri sangat serius mempersiapkannya dengan baik, dari menggunakan SDM kepanitiaan hingga atlet yang merupakan putra dan putri asli daerah.
Selain itu, pembenahan venue pertandingan yang nantinya bisa digunakan jangka panjang untuk pembinaan atlet serta program latihan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....