Kukar Siap Jadi Tuan Rumah MTQH ke-46 Kaltim 2026

  • 04 Apr 2026 11:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Kesiapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kukar sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, Sunggono, saat memimpin paparan dalam rapat persiapan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kamis 2 April 2026 di Samarinda.

Dalam pemaparannya, Sunggono menegaskan bahwa berbagai aspek teknis penyelenggaraan telah dipersiapkan secara matang. Sebanyak 13 lokasi strategis disiapkan untuk mendukung pelaksanaan seluruh cabang lomba MTQH.

Ia menjelaskan, halaman Kantor Bupati Kukar akan menjadi arena utama yang digunakan untuk seremoni pembukaan dan penutupan, sekaligus perlombaan tilawah golongan anak, remaja, dan dewasa. Selain itu, sejumlah fasilitas lain juga disiapkan seperti ruang serbaguna, pendopo wakil bupati, aula Bappeda, kantor dinas, hingga lembaga pendidikan dan keagamaan.

“Seluruh kebutuhan teknis mulai dari arena lomba, akomodasi, hingga fasilitas pendukung lainnya telah kami siapkan secara menyeluruh,” ujar Sunggono.

Pemerintah Kabupaten Kukar juga telah melakukan pendataan terkait ketersediaan hotel, homestay, layanan kesehatan, transportasi, hingga katering dan destinasi wisata guna mendukung kenyamanan para kafilah selama kegiatan berlangsung.

Ketua LPTQ Kalimantan Timur yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, memberikan apresiasi atas kesiapan Kukar sebagai tuan rumah. Menurutnya, Kukar dinilai berpengalaman dalam menyelenggarakan berbagai event berskala besar.

“Kukar sudah terbiasa menyelenggarakan berbagai acara, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Sri Wahyuni.

Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ tahun 2026 telah digabungkan dengan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH), sehingga seluruh cabang perlombaan akan dipertandingkan, termasuk hafalan hadist dengan dan tanpa sanad, serta Karya Tulis Ilmiah Hadist (KTIH).

Sri Wahyuni juga mengingatkan pentingnya menjaga prestasi Kalimantan Timur sebagai juara umum, sekaligus menekankan agar penyelenggaraan MTQH dikemas secara sederhana namun tetap elegan, khidmat, dan berwibawa.

Sementara itu, Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, menekankan pentingnya mengadopsi standar kesuksesan saat Kalimantan Timur menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXX 2024. Standarisasi tersebut diharapkan menjadi acuan dalam pelaksanaan MTQH di Kukar.

Dasmiah juga memaparkan capaian kafilah Kaltim yang berhasil meraih prestasi sebagai juara umum tingkat nasional serta menorehkan 12 gelar juara di ajang internasional dalam dua tahun terakhir.

Rapat persiapan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus LPTQ Kaltim, di antaranya Wakil Ketua I LPTQ Kaltim Abdul Kholik, Wakil Ketua II Jauhar Efendi, serta Sekretaris LPTQ Rudi Kartono bersama jajaran dewan hakim nasional.

Melalui sinergi dan persiapan yang matang, pelaksanaan MTQH ke-46 di Kukar diharapkan berjalan sukses dan memberikan dampak positif, tidak hanya dalam syiar Islam tetapi juga bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....