Pemkot Samarinda Segera Bangun Kembali Area Pasar Segiri yang Terbakar
- 27 Mar 2026 15:05 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda memastikan akan segera membangun kembali area Pasar Segiri yang terdampak kebakaran, pada Kamis 26 Maret 2026 sekitar waktu Subuh.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan pemerintah kota telah turun langsung meninjau lokasi kebakaran untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan selanjutnya.
“Hari ini pemerintah kota turun langsung melihat pasca kebakaran di Pasar Segiri. Sebelumnya dinas perdagangan dan dinas teknis lain sudah lebih dulu ke lokasi,” kata Andi Harun, dikutip Jumat 27 Maret 2026.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, kebakaran tersebut merusak puluhan bangunan di area pasar. Bangunan yang terdampak terdiri dari sekitar 20 unit ruko di bagian belakang serta sekitar 140 los sayur. Sementara luas area yang terbakar berada dalam satu klaster dengan ukuran kurang lebih 15 x 80 meter.
Dari pendataan awal, terdapat sekitar 56 pedagang yang terdampak dalam peristiwa tersebut. “Jumlah bangunan yang terdampak ada sekitar 20 ruko di bagian belakang dan sekitar 140 los sayur. Pedagang yang teridentifikasi ada sekitar 56 orang,” ujarnya.
Pemkot Samarinda kini menyiapkan langkah cepat agar para pedagang bisa kembali beraktivitas.
Tahap awal yang akan dilakukan adalah membersihkan area bekas kebakaran. Proses ini ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan sebelum pembangunan dimulai.
Setelah pembersihan selesai, pemerintah kota akan menyiapkan desain bangunan yang akan dibangun kembali.
“Kegiatan pertama kita lakukan pembersihan lokasi dulu. Setelah itu PUPR bersama Dinas Perdagangan menyusun desain teknis, lalu segera ditindaklanjuti dengan pembangunan,” kata Andi Harun.
Ia menegaskan, pembangunan akan dilakukan secepat mungkin agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat berjualan. Menurutnya, sebagian pedagang yang ia temui mengaku mengalami kerugian cukup besar akibat kebakaran tersebut.
“Ada pedagang yang mengaku kerugiannya sampai Rp200 juta bahkan Rp300 juta. Karena itu kita ingin pembangunan dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.
Bangunan yang akan dibangun kembali nantinya tidak bersifat permanen. Pemerintah kota hanya akan mengembalikan kondisi bangunan seperti sebelumnya.
Langkah itu diambil karena Pemkot Samarinda masih merencanakan pembangunan ulang pasar secara menyeluruh pada tahun depan.
“Bangunannya tidak permanen, kita kembalikan minimal seperti semula. Karena ada rencana pembangunan ulang pasar tahun depan jika anggaran memungkinkan,” kata Andi Harun, mengakhiri
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....