Ekonomi Lokal Jadi Tumpuan Pembangunan Berau
- 08 Feb 2026 14:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) wilayah perkotaan Kabupaten Berau resmi dimulai dari Kecamatan Sambaliung, Sabtu 7 Februari 2026. Forum penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 ini menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap arah pembangunan daerah.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Kecamatan Sambaliung dan dipimpin Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Turut hadir Sekretaris Kabupaten Muhammad Said, Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto, Camat Sambaliung Ahmad Juhri, serta Kepala Bapelitbang Endah Ernany sebagai moderator.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program lintas sektor agar jalannya pemerintahan lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat. Penyusunan RKPD 2027 disebut harus mampu menjawab kebutuhan riil daerah.
Ia menyoroti kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang terjadi secara nasional. Kondisi tersebut dinilai perlu disikapi dengan optimalisasi potensi sumber daya alam dan kekuatan ekonomi lokal.
“Di tengah efisiensi anggaran, kita harus mampu memanfaatkan potensi daerah agar tetap bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sri Juniarsih menegaskan, meski terdampak efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap memprioritaskan program pro-rakyat. Di sektor perkebunan dan pertanian, program diarahkan pada pembangunan lantai jemur kakao, bantuan bibit kopi, alat pertanian, bibit ternak sapi, serta tanaman produktif untuk mendorong pendapatan asli kampung.
Pada sektor infrastruktur, prioritas pembangunan meliputi jalan usaha tani, drainase dan parit kampung, penguatan tebing Kampung Gurimbang, jalan poros dan turap, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), saluran irigasi, lanjutan kantor lurah, serta penyelesaian jalan penghubung Singkuang–Mantaritip.
Bidang pendidikan juga menjadi perhatian melalui peningkatan sarana prasarana sekolah, penataan halaman, pembangunan ruang kegiatan belajar, serta lanjutan pembangunan taman kanak-kanak.
“Program kami sebagai bentuk layanan kepada masyarakat dengan fokus meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, dan menekan kesenjangan sosial agar berdampak langsung pada kebutuhan dasar, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong transformasi ekonomi menuju sektor pariwisata. Kecamatan Sambaliung dinilai memiliki potensi besar melalui ikon sejarah dan budaya yang dapat menarik wisatawan sekaligus melestarikan warisan daerah.
Dalam Musrenbang tersebut, tercatat sejumlah usulan dari kelurahan dan kampung, antara lain Kelurahan Sambaliung 275 usulan, Sei Bebanir Bangun 107 usulan, Gurimbang 45 usulan, Tanjung Perangat 27 usulan, Sukan Tengah 60 usulan, Suaran 39 usulan, Pesayan 11 usulan, Pilanjau 37 usulan, Rantau Panjang 10 usulan, Pegat Bukur 11 usulan, Inaran 28 usulan, Bena Baru 30 usulan, Tumbit Dayak 67 usulan, serta Long Lanuk 43 usulan.
Menutup sambutannya, Sri Juniarsih menegaskan transformasi ekonomi menjadi arah pembangunan Kabupaten Berau ke depan. “Dengan efisiensi anggaran, kita berharap program tetap terlaksana dengan baik. Semua usulan dan permasalahan yang disampaikan akan dilaksanakan secara bertahap bersama,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....