Tragedi KM Dharma Kartika IX, Tiga Orang Meninggal

  • 27 Jan 2026 21:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Operasi SAR khusus dilakukan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, pada Selasa, 27 Januari 2026. setelah terjadi kecelakaan kendaraan di atas dek Kapal KM Dharma Kartika IX rute Pare-Pare–Balikpapan.

Sebanyak enam orang menjadi korban dalam insiden yang melibatkan truk pengangkut beras yang terbalik. Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan tiba di lokasi pada pukul 09.30 WITA setelah menerima laporan adanya korban yang terjepit di dalam kendaraan.

Oprasi dipimpin oleh Kasi Operasi dan Siaga, Endrow Sasmita, di bawah arahan Kepala Kantor SAR Balikpapan, Dody Setiawan. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Dody Setiawan, memberikan keterangan penemuan korban.

 “Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal setelah dilakukan proses pencarian assessment lebih lanjut, Tim melaksanakan evakuasi lanjutan dan diserahkan ke ambulance untuk dibawa ke RS. Bhayangkara," ucapnya.

Kecelakaan dipicu oleh terbaliknya satu unit truk pengangkut beras ke sisi kanan, yang kemudian menimpa dua kendaraan berupa Pick Up L300 (pengangkut telur) yang tertimbun muatan beras dan tertimpa truk, mobil triton yang turut tertimpa badan truk.

Total korban berjumlah 6 orang, dengan rincian sebagai berikut:

3 Korban Selamat (Luka-luka):

1. Hj. Nurma (64), asal Kabupaten Luwu.

2. Nur Asisah (10), asal Kelurahan Teritip, Balikpapan.

3. Rosnaini (43), asal Kabupaten Wajo.

Sedang 3 Korban Meninggal Dunia:

1. Idham Rapi (52), asal Kabupaten Berau (ditemukan pada evakuasi awal).

2. Nurlina (42), ditemukan pukul 14.45 WITA di area dek.

3. Nani (65), ditemukan pukul 14.50 WITA di area dek.

Seluruh korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya : Kantor SAR Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan, TNI/Polri (Lanal, Polairud, Brimob, Inafis, Babinsa, Bhabinkamtibmas), Pihak pelabuhan (KSOP, KP3, Balai Karantina), Tim medis (Dinas Kesehatan dan PMI Kota Balikpapan).

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing. (Humas Tim SAR Balikpapan/ Fun).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....