Etika Berdoa yang Sering Diabaikan
- 11 Mar 2026 11:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Umat Islam diingatkan untuk memperhatikan adab dan etika ketika memanjatkan doa kepada Allah. Selain isi doa, tata cara atau adab dalam berdoa juga menjadi bagian penting dalam ajaran Islam.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Ramadiva Muhammad Akhyar, dai dari Muharrik Dakwah Samarinda, dalam program Tauladan Pro 2 RRI Samarinda Selasa, 10 Maret 2026.
Menurutnya, masih banyak umat Islam yang belum memahami tata cara berdoa yang dianjurkan dalam Islam. Sebagian orang, kata dia, langsung menyampaikan permintaan tanpa mengawali doa dengan amalan yang dianjurkan.
“Banyak di antara kita yang langsung berdoa begitu saja, padahal belum diawali dengan istigfar, belum bersalawat kepada Nabi, dan belum memuji Allah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam ajaran Islam terdapat adab yang dianjurkan sebelum memanjatkan permohonan kepada Allah. Di antaranya mengawali doa dengan memohon ampun atau Istighfar, kemudian memuji Allah, serta membaca Salawat kepada Nabi Muhammad sebelum menyampaikan permintaan.
Menurutnya, kebiasaan tersebut penting dibangun agar doa tidak sekadar menjadi permintaan langsung, melainkan bagian dari bentuk penghormatan kepada Tuhan.
“Kalau kita berbicara tentang adab berdoa, tentu ada tata caranya. Kita tidak boleh sembarangan meminta, apalagi yang kita minta kepada Tuhan semesta alam,” katanya.
Selain memperhatikan tata cara, ia juga mengingatkan umat Islam untuk menjaga isi doa agar tidak mengarah pada hal-hal yang dilarang dalam agama.
Dosen UINSI Samarinda ini menilai, dalam praktik sehari-hari masih ada doa yang dipanjatkan dengan permintaan yang mengarah pada perbuatan maksiat atau hal yang tidak baik.
Sebagai contoh, ia menyebut sebagian anak muda terkadang memanjatkan doa yang berkaitan dengan keinginan yang tidak tepat, seperti meminta sesuatu yang dapat membawa kepada perbuatan yang tidak dibenarkan.
“Permintaan dalam doa seharusnya mengarah pada hal-hal yang baik. Jangan sampai doa yang kita panjatkan justru mengarah pada maksiat,” ujarnya.
Ia menegaskan Rasulullah juga mengingatkan agar umat Islam tidak memohon sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama. Menurutnya, permintaan yang buruk tidak hanya berpotensi ditolak, tetapi juga dapat menjauhkan seseorang dari rahmat Allah.
Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk memperbaiki kebiasaan berdoa dengan memperhatikan adab, isi doa, serta niat yang baik agar permohonan yang dipanjatkan membawa keberkahan bagi kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....