Anjuran dan Larangan Bagi yang Berpuasa Ramadan

  • 22 Feb 2026 06:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan rahmat, di mana umat Islam diwajibkan untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga melatih kesabaran, ketakwaan, dan meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam menjalankan ibadah puasa, terdapat beberapa anjuran yang perlu diperhatikan, serta hal-hal yang harus dihindari agar puasa kita diterima dan bernilai tinggi di sisi Allah.

Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah, ayat 183, yang artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa." Hal ini menunjukkan bahwa puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga merupakan sarana untuk mencapai ketakwaan.

Kepada RRI, Ustaz Ibrahim menjelaskan, salah satu anjuran utama dalam berpuasa adalah menjaga perkataan dan perbuatan. “ Selama berpuasa, umat Islam hendaknya menjaga lisan dan tidak terlibat dalam perbuatan yang tercela, seperti berdusta, memfitnah, atau mencaci maki, ujar ustaz Ibrahim di acara Mutiara Pagi RRI Pro 1 Samarinda, Minggu, 22 Februari 2026.

Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah HR Bukhari, "Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan bohong dan berbuat dosa, maka Allah tidak peduli apakah ia meninggalkan makan dan minumnya". Oleh karena itu, menjaga perkataan dan tindakan sangat penting untuk memastikan bahwa puasa kita tidak sia-sia.

Selain itu, menjaga emosi juga merupakan hal yang sangat dianjurkan selama bulan puasa. Seperti yang dijelaskan oleh Ust. Ibrahim, puasa mengajarkan kita untuk menahan amarah dan tidak terlibat dalam pertikaian.

Dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda, "Jika seseorang berpuasa dan ada yang mengganggunya atau memarahinya, hendaklah ia berkata, 'Sesungguhnya saya sedang berpuasa.'" (HR. Bukhari). Ini menunjukkan pentingnya menahan diri dari pertengkaran dan perselisihan selama berpuasa.

Namun selain anjuran, terdapat juga beberapa larangan yang harus dihindari oleh orang yang sedang berpuasa. Salah satu yang paling utama adalah makan dan minum dengan sengaja di siang hari. Selain itu, perbuatan lain seperti berhubungan intim saat siang hari juga dapat membatalkan puasa. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa agar ibadah kita tetap sah.

Hal lain yang harus dihindari adalah berlebihan dalam melakukan wudu. Ustaz Ibrahim menekankan saat berwudhu, kita harus berhati-hati agar air tidak masuk ke dalam kerongkongan.

"Jangan berlebihan dalam berkumur atau ber-istinsyaq (menghirup air ke hidung) ketika berwudhu, karena ini bisa membatalkan puasa," ujarnya.

Selain itu, menjaga pola makan saat sahur juga sangat penting. Sebaiknya sahur dilakukan tidak terlalu dekat dengan waktu subuh, agar tubuh memiliki cukup energi untuk menjalani puasa sepanjang hari. Ustaz Ibrahim menyarankan agar sahur dilakukan dengan makanan yang mengandung cukup gizi agar tubuh tidak cepat lelah dan lapar di siang hari.

Terakhir, meskipun kita diharuskan menahan diri dari berbagai hal yang membatalkan puasa, bukan berarti kita harus menghindari aktivitas positif. "Meskipun sedang berpuasa, kita tetap dianjurkan untuk banyak beramal dan melakukan ibadah, seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan berdoa, “ kata Ustaz Ibrahim.

Puasa menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Dengan menjaga anjuran dan menghindari larangan-larangan tersebut, puasa kita akan menjadi lebih bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....