FIFA Tuai Sorotan, Balogun Lolos dari Skorsing jelang Lawan Belgia
- 06 Jul 2026 11:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samrinda – Keputusan FIFA menangguhkan hukuman larangan bermain terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia Selasa 7 Juli 2026 pukul 08:00 WITA. Pelatih Belgia, Rudi Garcia, bahkan menyindir keputusan tersebut dengan menyebutnya layaknya peristiwa "April Mop".
Balogun sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina setelah melakukan tekel keras terhadap Tarik Muharemovic. Sesuai regulasi, kartu merah tersebut seharusnya membuat penyerang milik AS Monaco itu absen satu pertandingan.
Namun FIFA memutuskan menangguhkan pelaksanaan sanksi tersebut selama masa percobaan satu tahun. Artinya, Balogun tetap diizinkan tampil menghadapi Belgia, kecuali kembali melakukan pelanggaran serupa dalam periode tersebut.
Keputusan itu langsung mendapat reaksi keras dari kubu Belgia.
"Saya baru tahu kalau di Piala Dunia tanggal 5 Juli sekarang berubah menjadi 1 April atau April Mop," kata Rudi Garcia kepada wartawan.
Garcia menegaskan Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) tidak sekadar membela kepentingan tim nasional, tetapi juga mempertanyakan konsistensi penerapan aturan disiplin FIFA.
"Federasi Belgia membela integritas sepak bola dan etika. Saya rasa baru kali ini dalam sejarah Piala Dunia ada keputusan seperti ini," ujarnya.
Federasi Sepak Bola Belgia sebelumnya menyatakan terkejut atas keputusan FIFA dan sedang mempelajari berbagai langkah yang dapat ditempuh sebagai respons terhadap putusan tersebut.
Di sisi lain, FIFA menjelaskan keputusan itu mengacu pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA yang memungkinkan pelaksanaan hukuman pertandingan ditangguhkan dalam masa percobaan tertentu. Apabila Balogun kembali melakukan pelanggaran dengan tingkat keseriusan yang sama selama satu tahun ke depan, hukuman tersebut akan langsung diberlakukan di samping sanksi baru yang diterimanya.
Keputusan FIFA juga mendapat sambutan positif di Amerika Serikat. Presiden Donald Trump melalui media sosial menyebut FIFA telah memperbaiki sebuah ketidakadilan dengan mengizinkan Balogun kembali bermain.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Garcia menegaskan fokus timnya tetap tertuju pada pertandingan. Ia meminta Belgia tampil lebih konsisten sepanjang laga agar mampu mengatasi tekanan Amerika Serikat.
Secara statistik, Belgia memiliki catatan positif menghadapi wakil CONCACAF di Piala Dunia dengan memenangi tiga pertandingan terakhir. Pertemuan terakhir Belgia melawan Amerika Serikat di fase gugur juga berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi De Rode Duivels pada babak 16 besar Piala Dunia 2014.
Namun kali ini situasinya berbeda. Selain menghadapi tuan rumah bersama yang didukung publik sendiri, Belgia juga harus mengesampingkan polemik di luar lapangan.
Kontroversi mengenai Balogun dipastikan menambah tensi pertandingan yang sudah diprediksi berlangsung ketat, sekaligus kembali memunculkan perdebatan mengenai konsistensi penegakan aturan disiplin dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....