Kalah Melawan Argentina, Media Inggris Nilai Messi Ubah Segalanya

  • 17 Jul 2026 07:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Dunia – Kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 masih menyisakan kekecewaan mendalam. Media Inggris menilai Lionel Messi menjadi sosok yang membawa The Three Lions kembali pada kenyataan setelah perjalanan impresif mereka sepanjang turnamen.

Komentar tersebut disampaikan komentator talkSPORT, Adrian Durham, yang menyebut Messi berhasil membalikkan seluruh narasi positif Inggris hanya dalam satu pertandingan. Menurutnya, berbagai momen heroik yang dibangun Inggris sejak fase gugur kehilangan makna setelah kalah 1-2 dari juara bertahan di Atlanta.

Durham menyebut hubungan erat antara para pemain Inggris dengan pendukung mereka selama turnamen memang menghadirkan banyak kenangan indah. Namun, semuanya runtuh ketika Argentina mengambil alih kendali permainan pada babak kedua semifinal.

"Semua itu menjadi tidak berarti ketika Inggris memberikan bola kepada Lionel Messi, memberinya ruang, dan berhenti memainkan sepak bola pada semifinal," ujar Durham dalam ulasan tertulisnya di talkSPORT.

Ia juga menilai keberhasilan Inggris mengalahkan Meksiko, Norwegia, hingga Kroasia tidak cukup untuk menutupi kegagalan mereka menghadapi Argentina. Menurutnya, semangat juang yang ditunjukkan sepanjang turnamen menghilang ketika tekanan mulai datang dari Albiceleste.

Sorotan lain diarahkan kepada sejumlah pemain Inggris. Durham memuji penampilan Jude Bellingham sepanjang turnamen dan menyebut gelandang Real Madrid itu layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik sebelum semifinal. Namun, ia menilai Bellingham belum mampu memberikan pengaruh sebesar Messi ketika tim berada dalam situasi sulit.

"Jude Bellingham tampil luar biasa sepanjang turnamen. Namun, ia tidak bisa melakukan apa yang dilakukan Messi, yaitu mengangkat rekan-rekannya menuju kemenangan," katanya.

Selain itu, keputusan Thomas Tuchel melakukan sejumlah pergantian pemain yang lebih defensif juga kembali menuai kritik. Inggris dinilai kehilangan keberanian untuk menguasai bola setelah unggul lebih dahulu sehingga memberikan kesempatan bagi Argentina mendominasi pertandingan hingga akhirnya membalikkan keadaan.

Komentar Adrian Durham mencerminkan kekecewaan besar publik Inggris, tetapi juga menggarisbawahi satu fakta penting: semifinal melawan Argentina menjadi ujian yang belum mampu dilewati generasi emas The Three Lions.

Selama turnamen, Inggris tampil disiplin, efektif, dan penuh semangat. Akan tetapi, ketika menghadapi tim yang memiliki kemampuan mengontrol ritme permainan seperti Argentina, kelemahan mereka langsung terlihat. Inggris gagal mempertahankan penguasaan bola, kehilangan inisiatif menyerang, dan terlalu bergantung pada pertahanan.

Di sisi lain, Lionel Messi kembali menunjukkan mengapa ia masih menjadi pemain paling berpengaruh di dunia. Ketika Argentina tertinggal, kapten Albiceleste tidak hanya meningkatkan intensitas permainannya, tetapi juga mengatur tempo, membuka ruang, dan menciptakan dua assist yang mengubah jalannya laga.

Bagi Inggris, kekalahan ini menjadi pelajaran bahwa kualitas individu saja tidak cukup untuk menjadi juara dunia. Mereka membutuhkan identitas permainan yang lebih matang agar mampu mengendalikan pertandingan melawan tim-tim elite pada momen paling menentukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....