Wapres Dorong Penguatan Ekosistem Beasiswa untuk Percepat Pembangunan SDM

  • 30 Jul 2026 08:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memperkuat ekosistem beasiswa nasional melalui sinergi antarlembaga pemberi beasiswa.

Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming dengan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia (AJBI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu 22 Juli 2026.

Dikutip dari laman Sekretariat Negara, pertemuan tersebut membahas penguatan ekosistem beasiswa nasional dengan fokus pada pemerataan akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi generasi muda di kawasan Indonesia Timur.

Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang siap menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.

Perwakilan Dewan Kehormatan AJBI, Fasli Jalal, menjelaskan AJBI berperan menghubungkan berbagai lembaga pemberi beasiswa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta. Tujuannya agar penyelenggaraan program beasiswa semakin terkoordinasi, tepat sasaran, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

"Asosiasi ini mengorganisasikan dan melakukan sinergi agar para pelaku yang memberikan beasiswa, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun perusahaan-perusahaan yang selama ini memberikan beasiswa kepada anak-anak negeri ini, bisa bahu-membahu, berbagi pengalaman agar jumlah penerima semakin besar, sasarannya makin tepat, dan distribusinya makin adil," ujar Fasli usai pertemuan.

Menurut Fasli, sinergi tersebut juga diharapkan dapat menghindari tumpang tindih program sekaligus memperluas jangkauan bantuan beasiswa ke daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Dalam audiensi itu, Wapres Gibran memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan talenta di kawasan Indonesia Timur. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem pembinaan sejak dini agar potensi generasi muda dapat berkembang secara optimal.

"Pak Wapres juga menyambut hangat dan mengarahkan agar program ini dikaitkan dengan kebutuhan SDM di kawasan timur, dimulai dari talent scouting sejak SMA, penyiapan kemampuan bahasa, hingga pendampingan dalam proses pendaftaran beasiswa," kata Fasli.

Selain itu, Wapres juga mendorong agar bidang studi yang dipilih para penerima beasiswa disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Strategi tersebut diharapkan mampu mencetak generasi muda Indonesia Timur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi di sektor-sektor prioritas, seperti maritim, energi, pertanian, kesehatan, dan teknologi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Perwakilan Dewan Pengawas AJBI, Didin N. Hidayat, serta Perwakilan Lembaga Beasiswa dari Korporasi, Iman Sudjudi.

Melalui penguatan ekosistem beasiswa nasional, pemerintah optimistis dapat mempercepat pemerataan SDM unggul di seluruh Indonesia sekaligus memperkecil kesenjangan akses pendidikan antara wilayah barat dan timur. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....