Kaleidoskop IKN 2025: Tak Ada Pilihan Mundur
- 31 Des 2025 18:50 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara: Tahun 2025 menjadi bab penting dalam perjalanan Ibu Kota Nusantara. Di tengah dinamika politik nasional dan sorotan publik, pembangunan IKN terus bergerak maju. Tak lagi sekadar wacana, wajah ibu kota baru kini nyata berdiri di jantung Kalimantan Timur.
Pada penghujung 2025, Nusantara tumbuh seperti doa yang perlahan dikabulkan. Denyut pembangunan berdegup tanpa henti. Infrastruktur, alam, dan manusia bergerak dalam satu harmoni, membentuk simfoni peradaban baru yang perlahan menemukan iramanya.
Inilah jejak setahun perjalanan, kisah tentang harapan yang menjelma nyata, menuju halaman baru bernama ibu kota politik Indonesia.
Terbitnya Perpres 79 Tahun 2025
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang pemutakhiran rencana kerja pemerintah sebagai landasan keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Regulasi ini menegaskan komitmen negara dalam memastikan pembangunan berjalan terarah, berkelanjutan, dan sesuai rencana jangka panjang nasional. Dalam perpres tersebut juga ditetapkan IKN sebagai ibu kota politik tahun 2028.
BACA JUGA:
Pembangunan IKN Kian Masif Usai Terbit Perpres 79
Tepis Isu “Kota Hantu”, IKN Kian Hidup dan Berdenyut
Perpres tersebut menjadi payung hukum bagi fase lanjutan pembangunan IKN, mencakup penguatan fungsi pemerintahan, infrastruktur dasar, serta penataan kawasan strategis di ibu kota baru.
Tindak Lanjut Perpres 79/2025
Perpres 79/2025 menegaskan arah Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia. Langkah ini memperkuat kesiapan infrastruktur, pemindahan ASN, serta tata kelola pemerintahan yang terukur dan berkelanjutan.
BACA JUGA:
Otorita Gandeng Jimly Asshiddiqie Bentuk Pemdasus IKN
Penyiapan regulasi menuju pembentukan Pemerintahan Daerah Khusus (Pemdasus) IKN dilakukan melalui kerja sama dengan Jimly School of Law and Government.
Pembangunan Tahap II dimulai melalui penandatanganan PKS Kawasan Legislatif dan Yudikatif, mencakup 28 paket kerja sama, terdiri dari 15 paket fisik dan 13 paket nonfisik.
Sebelumnya, tujuh paket pekerjaan jalan segmen 1A–1C telah dikontrak dengan target rampung akhir 2025.
BACA JUGA:
Gibran Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo Lanjutkan Pembangunan IKN
Sejumlah proyek strategis menunjukkan progres signifikan, antara lain:
- Masjid Negara: 98,40 persen
- Istana Wakil Presiden: 96,2 persen
- Konektivitas regional: 79,92 persen
- Sekolah dasar: 98,52 persen
- Sekolah menengah pertama: 97,82 persen
- Pasar dan puskesmas: 100 persen
- Hunian vertikal TNI: 93,5 persen
Penegasan Tapal Batas Wilayah
Pada 21 Oktober 2025, dilakukan penandatanganan berita acara penegasan batas wilayah IKN bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Penajam Paser Utara, Pemkab Kutai Kartanegara, dan Pemkot Balikpapan. Langkah ini memperkuat kepastian wilayah administratif ibu kota negara.
Kunjungan dan Aktivitas Strategis
Sepanjang 2025, Nusantara menjadi ruang pertemuan berbagai tokoh nasional dan internasional. Kunjungan pimpinan negara, akademisi, hingga masyarakat umum mempertegas posisi IKN sebagai pusat aktivitas pemerintahan sekaligus ruang interaksi publik yang terus berkembang.
BACA JUGA:
37 Ribu Wisatawan Kunjungi IKN Pada 25 Desember
Pembangunan Terus Berjalan
Pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang kehidupan kota berlangsung konsisten. Sarana pendidikan, layanan kesehatan, pusat aktivitas ekonomi, hingga hunian strategis disiapkan untuk memastikan Nusantara siap berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan ruang hidup masyarakat.
Lingkungan Tetap Terjaga
Pembangunan dilakukan dengan prinsip keberlanjutan. Upaya penghijauan, penebaran ikan, penyediaan air bersih, serta pengawasan aktivitas ilegal menjadi bagian dari menjaga keseimbangan alam.
Capaian lingkungan sepanjang 2025 antara lain:
- 10,47 hektare lahan ditanami pohon
- 12.733 pohon tertanam
- 13.152 kilogram calon induk ikan ditebar
- 16.166 ekor benih ikan dilepas
Manusia Menjadi Prioritas
Pembangunan Nusantara menempatkan manusia sebagai pusat perhatian. Program peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat terus digencarkan.
Hingga akhir 2025:
- Sekitar 1.200 ASN telah ditempatkan di Nusantara
- 1.285 warga mengikuti program upskilling dan reskilling
- 888 UMKM dibina, dengan 91 tenant usaha telah beroperasi
Pendanaan Pembangunan Nusantara
Pembangunan IKN ditopang kolaborasi berbagai sumber pembiayaan:
- KPBU: Rp158,73 triliun
- Investasi swasta murni: Rp66,5 triliun
- APBN 2025: Rp10 triliun
Kolaborasi ini menjadi fondasi percepatan pembangunan yang berkelanjutan.

Simbol Peradaban Baru
Sepanjang 2025, satu demi satu bangunan strategis menampakkan wujudnya. Dari kawasan inti pemerintahan hingga kawasan peribadatan lintas agama, semuanya menegaskan bahwa IKN dibangun bukan sekadar megah, tetapi bermakna.
Masjid Negara menjadi salah satu simbol paling kuat. Dengan progres hampir rampung, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi representasi nilai kebersamaan dan spiritualitas. Di sekitarnya, berdiri pula basilika, gereja, pura, wihara, hingga klenteng, menjadi simbol toleransi yang hidup di jantung ibu kota baru.
Komitmen yang Tak Mundur
Sepanjang 2025, kunjungan pejabat negara, mahasiswa, hingga masyarakat umum terus mengalir. Banyak yang awalnya ragu, berubah menjadi yakin setelah menyaksikan langsung denyut pembangunan.
BACA JUGA:
Akhir Tahun, Wapres Gibran Kunjungi IKN
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pembangunan IKN adalah komitmen negara, bukan proyek sesaat, melainkan investasi masa depan bangsa.
IKN menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda. Di sinilah harapan dirawat, gagasan diuji, dan masa depan Indonesia dipersiapkan.
Tahun 2025 menandai satu kepastian:
Ibu Kota Nusantara bukan lagi rencana di atas kertas. Ia hidup, bergerak, dan bertumbuh.
Di titik ini, tak ada pilihan untuk mundur. Yang ada hanyalah melangkah maju, bersama, menuju Indonesia yang berdaulat, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....