Kunjungan Mahasiswa Asing ke IKN Perkuat Citra Positif

  • 07 Agt 2025 20:03 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Kunjungan mahasiswa internasional ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai sangat penting dalam membentuk narasi positif di mata dunia. Hal ini disampaikan Direktur Pertanahan Otorita IKN, Dr. Firyadi, usai mendampingi kunjungan puluhan mahasiswa dari 14 negara ke IKN, Kamis (7/8/2025).

Menurut Firyadi, kehadiran mahasiswa asing ini menjadi peluang untuk menunjukkan langsung kondisi dan konsep pembangunan IKN yang sebenarnya.

“Mereka datang, melihat sendiri, dan bisa menyampaikan ke komunitas mereka bahwa yang terjadi di sini sangat berbeda dari isu-isu negatif yang selama ini beredar,” katanya.

BACA JUGA:

Mahasiswa Asing: IKN Proyek Inovatif yang Menginspirasi Dunia

IKN Jadi Sorotan Dunia Internasional

Salah satu isu yang sering muncul adalah tudingan bahwa pembangunan IKN merusak hutan tropis. “Padahal, yang digunakan untuk pembangunan itu adalah kawasan hutan tanaman industri (HTI), bukan hutan perawan. Dan mereka baru percaya setelah melihat sendiri di lapangan,” ucapnya.

Firyadi menyebut para mahasiswa ini ibarat duta yang membawa informasi nyata tentang IKN ke negara asalnya. Dengan pengalaman langsung, mereka bisa menjelaskan bahwa IKN dibangun dengan prinsip ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti konsep forest city dan sponge city.

“Justru dari mereka ini, narasi positif IKN bisa tersebar secara lebih organik dan jujur. Kita tidak perlu membantah isu-isu negatif dengan defensif. Biarkan mereka yang menyuarakan kebenarannya,” kata Firyadi.

Otorita IKN pun menyambut baik kunjungan-kunjungan semacam ini. Selain memperkuat citra Indonesia, kegiatan tersebut juga memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama ke depan dalam pembangunan kota masa depan berbasis keberlanjutan.

BACA JUGA:

Mahasiswa 14 Negara Kagumi Konsep Kota Hutan IKN

Di sisi lain, para mahasiswa yang tergabung dalam program SUNTROPiS (Sunny Universality: Mulawarman University's Tropical Studies Program in Summer) tak menyembunyikan kekaguman mereka.

Farah, seorang mahasiswa doktoral arsitektur dari Aljazair, sangat terkesan dengan perencanaan IKN yang selaras dengan alam. Ia memuji konsep modern seperti Sponge City dan Smart City yang diterapkan. Farah berharap IKN bisa menjadi contoh kota baru terbaik di dunia dan ingin membagikan pengalamannya ini ke komunitas global.

“Saya pernah melihat kota baru di negara lain, tapi saya berharap Nusantara bisa menjadi yang terbaik di dunia. Dan tentu saja, saya ingin membagikan pengalaman ini ke seluruh dunia,” katanya penuh semangat.

BACA JUGA:

Diaspora Indonesia: IKN adalah Kota Dunia untuk Semua

Sementara itu, seorang mahasiswa dari Afrika juga terkejut dengan kecepatan pembangunan di IKN. Awalnya ia ragu apakah proyek ini murni keputusan pemerintah atau aspirasi rakyat. Namun, setelah melihat langsung, ia yakin bahwa Indonesia memiliki ide inovatif.

Menurutnya, memindahkan ibu kota adalah langkah yang rumit dan membutuhkan dana besar. Namun, proyek IKN berhasil membuatnya kagum karena mampu mengurangi kepadatan di Jakarta sekaligus menjadikan urusan pemerintahan lebih efektif.

"Saya merasa bahagia bahwa ada sebuah negara yang punya ide kreatif seperti ini," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....