Mahasiswa 14 Negara Kagumi Konsep Kota Hutan IKN
- 07 Agt 2025 16:29 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara : Puluhan mahasiswa dari 14 negara datang langsung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melihat bagaimana Indonesia membangun kota masa depan yang berpadu dengan alam. Mereka takjub dengan konsep kota di dalam hutan atau forest city tanpa merusaknya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program pertukaran pelajar internasional Sunny Universality: Mulawarman University's Tropical Studies Program in Summer (SUNTROPiS) yang diadakan Universitas Mulawarman, Samarinda. Lewat program ini, mahasiswa internasional diajak belajar langsung tentang kekayaan alam dan tantangan lingkungan di kawasan tropis, khususnya Kalimantan.
Selama berada di IKN, para peserta meninjau langsung tata ruang kota, infrastruktur ramah lingkungan, dan upaya menjaga kelestarian hutan di tengah pembangunan.
Farah, mahasiswi asal Aljazair, mengaku terkesan dengan pendekatan pembangunan yang menyatu dengan alam.
“Perencanaannya luar biasa. Ada keharmonisan dengan alam, konsep sponge city, smart city, semua sangat baik. Saya berharap yang terbaik untuk IKN, dan saya ingin mengatakan kepada dunia: datanglah ke Indonesia yang luar biasa ini,” ujar Farah penuh semangat, Rabu (6/8/2025).
BACA JUGA:
Strategi Pembangunan IKN: Lompatan Jauh dengan Teknologi Baru
Kekaguman serupa juga disampaikan oleh mahasiswa asal Afrika.
“Awalnya saya cukup terkejut, karena dalam beberapa tahun saja Indonesia sudah membangun begitu banyak. Sebagai orang asing, saya hanya perlu datang dan melihat langsung. Rasanya luar biasa melihat negara ini menerapkan ide yang begitu inovatif,” katanya.
Sementara itu, Koiratul Nur Anisa dari Layanan Internasional Universitas Mulawarman menjelaskan bahwa Suntropis bertujuan memperkenalkan mahasiswa dunia pada kekayaan hutan tropis Kalimantan dan keberagaman budayanya.
“Selain mengenal ilmu tropis, mereka juga belajar langsung tentang budaya lokal di Kalimantan Timur,” ucap Nisa.
BACA JUGA:
Diaspora Indonesia Siap Berkolaborasi Bangun IKN
Direktur Pertanahan Otorita IKN, Friyadi, menyambut baik kehadiran para mahasiswa mancanegara. Menurutnya, ini adalah momen penting untuk menunjukkan wajah asli IKN kepada dunia.
“Banyak yang masih mengira kita menghancurkan hutan tropis basah untuk membangun IKN. Padahal tidak. Lewat kunjungan ini, mereka bisa lihat sendiri, lalu menyampaikan cerita yang sebenarnya ke komunitas mereka masing-masing di seluruh dunia,” kata Friyadi.
Ia berharap, para mahasiswa membawa pulang bukan hanya kenangan, tetapi juga inspirasi dan semangat kolaborasi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....