Mahasiswa Asing: IKN Proyek Inovatif yang Menginspirasi Dunia

  • 07 Agt 2025 17:26 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara : Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur berhasil menarik perhatian dunia, termasuk para akademisi internasional. Dua mahasiswa asal Aljazair dan Afrika mengungkapkan kekaguman mereka terhadap konsep dan inovasi yang diterapkan di ibu kota baru Indonesia ini.

Farah, seorang mahasiswa doktoral di bidang arsitektur dari Aljazair, mengaku sangat terkesan dengan perencanaan IKN. Ia kagum karena meskipun IKN adalah kota baru, pembangunannya tetap mengutamakan lingkungan dan ekologi.

"Pendekatan mereka benar-benar selaras dengan alam," kata Farah, mahasiwa yang tergabung dalam program SUNTROPiS, (Sunny Universality: Mulawarman University's Tropical Studies Program in Summer) saat berkunjung ke IKN, Rabu (6/8/2025).

BACA JUGA:

Mahasiswa 14 Negara Kagumi Konsep Kota Hutan IKN

Kunjungan ini menjadi pengalaman berkesan bagi Farah, terutama karena konsep pembangunan IKN yang unik dan berpandangan jauh ke depan.

Ia juga terkesan dengan konsep-konsep modern seperti Sponge City dan Smart City yang diterapkan di Nusantara. Farah berharap IKN bisa menjadi kota baru terbaik di dunia dan menjadi contoh bagi negara-negara lain yang ingin membangun ibu kota baru.

“Saya pernah melihat kota baru di negara lain, tapi saya berharap Nusantara bisa menjadi yang terbaik di dunia. Dan tentu saja, saya ingin membagikan pengalaman ini ke seluruh dunia,” katanya penuh semangat.

Ia pun mengajak masyarakat internasional untuk datang dan melihat langsung keindahan serta inovasi yang ada di Indonesia.

"IKN sangat inspiratif. Saya ingin mengajak komunitas global, kunjungilah Indonesia yang luar biasa ini!" ucap farah menambahkan.

BACA JUGA:

Strategi Pembangunan IKN: Lompatan Jauh dengan Teknologi Baru

Senada dengan Farah, seorang mahasiswa dari Afrika juga menganggap IKN sebagai proyek yang luar biasa. Ia mengakui, awalnya ia mempertanyakan apakah proyek ini merupakan keputusan pemerintah atau aspirasi rakyat. Namun, setelah melihat langsung, ia terkejut dengan kecepatan pembangunan infrastruktur.

"Saya bertanya pada diri sendiri, 'Apakah proyek ini lahir dari keputusan rakyat?' Jika iya, maka saya percaya orang Indonesia sangat kreatif dalam mewujudkan ide-ide besar," ujarnya.

Ia menyebut, memindahkan ibu kota adalah langkah yang sangat rumit, membutuhkan dana besar, dan pemahaman masyarakat. Namun, ia melihat IKN sebagai proyek inovatif yang akan membantu mengurangi kepadatan di kota lama seperti Jakarta, sekaligus membuat urusan pemerintahan berjalan lebih efektif.

“Jakarta sangat padat, dan saya mengerti mengapa perlu ada ibu kota baru. Setelah datang langsung ke sini, saya benar-benar terkejut. Semua bangunan di sini baru, dan semuanya dibangun dalam waktu singkat,” katanya.

BACA JUGA:

Diaspora Indonesia: IKN adalah Kota Dunia untuk Semua

Bagi mahasiswa Afrika ini, proyek IKN adalah bukti bahwa Indonesia memiliki ide-ide inovatif. "Sebagai orang asing, saya hanya bisa datang, melihat, dan merasa bahagia bahwa ada sebuah negara yang punya ide inovatif dan kreatif seperti ini," ujarnya.

Dua mahasiswa Afrika ini menilai IKN tak hanya sekadar proyek pembangunan, tapi sebuah inspirasi global tentang bagaimana membangun kota masa depan yang selaras dengan alam, efisien, dan inklusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....