Varises Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

  • 22 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Varises sering kali dianggap sebagai masalah kosmetik semata karena ditandai dengan munculnya pembuluh darah yang menonjol di permukaan kulit. Padahal, kondisi ini bisa menjadi bagian dari gangguan yang lebih serius, yaitu penyakit vena kronis.

Dalam sebuah perbincangan mengenai kesehatan pembuluh darah di kanal youtube Raditya Dika, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Vito Damay, menjelaskan tidak semua urat yang terlihat menonjol merupakan varises berbahaya, tetapi tetap perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi pembuluh darah di dalam tubuh.

"Sebenarnya ini adalah penyakit vena kronis. Kalau varises yang kecil, yang uratnya mungkin di ujung kulit saja, kita pastikan dulu apakah benar di dalamnya tidak ada apa-apa, tidak ada blood clot atau sesuatu yang bisa menyebabkan sumbatan,” ujar Vito, dikutip Senin 22 Juni 2026.

Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa diagnosis yang tepat sangat penting sebelum menentukan langkah pengobatan. Menurutnya, varises terjadi karena gangguan aliran darah pada pembuluh vena yang bertugas mengembalikan darah dari kaki menuju jantung. Ketika sirkulasi darah terhambat, darah dapat menumpuk di bagian kaki sehingga menyebabkan pembuluh darah melebar dan tampak berkelok-kelok.

"Kalau sirkulasi terhambat di kaki, darah mau naik ke jantung menjadi susah, makanya dia menumpuk di kaki dan akhirnya muncul varises," katanya.

Banyak masyarakat masih mempercayai berbagai mitos mengenai penyebab varises. Salah satunya adalah anggapan bahwa duduk bersila atau langsung duduk setelah berolahraga dapat menyebabkan varises. Namun, Dokter Vito menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

"Kalau kita bilang varises gara-gara habis olahraga langsung duduk atau karena banyak bersila, itu mitos. Yang benar, orang bisa mengalami penyakit vena kronis atau varises karena terlalu banyak duduk,” ucapnya.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Vito Damay, saat podcast bersama Raditya Dika. (Foto: Youtube Raditya Dika)

Gaya hidup sedentari atau terlalu lama duduk memang menjadi salah satu faktor risiko utama. Saat seseorang duduk dalam waktu lama, aliran darah dari kaki menuju jantung menjadi kurang optimal. Otot betis yang seharusnya membantu memompa darah tidak bekerja maksimal. Oleh karena itu, pekerja kantoran, editor, pengemudi, hingga penumpang penerbangan jarak jauh disarankan untuk rutin menggerakkan kaki dan berjalan setiap beberapa waktu.

Selain terlalu banyak duduk, berdiri terlalu lama tanpa bergerak juga dapat meningkatkan risiko varises. "Banyak berdiri itu faktor risiko kalau berdirinya diam. Kalau banyak jalan, justru itu yang benar,” kata Vito.

Menurutnya, aktivitas berjalan kaki membantu kontraksi otot betis sehingga aliran darah dari kaki kembali lancar menuju jantung. Inilah sebabnya olahraga ringan seperti berjalan kaki sering direkomendasikan sebagai langkah sederhana untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

Faktor usia juga berpengaruh terhadap munculnya varises. Seiring bertambahnya usia, elastisitas pembuluh darah menurun sehingga kemampuan vena dalam mengalirkan darah kembali ke jantung menjadi berkurang.

"Semakin bertambah umur, pembuluh darah menjadi kurang elastis sehingga kemampuan memompa kembali darah ke atas menjadi lebih sulit," ujar Vito.

Meski demikian, tidak semua varises harus mendapatkan tindakan medis yang agresif. Jika pemeriksaan menunjukkan bahwa pembuluh darah yang menonjol hanya berada di bawah kulit dan tidak menimbulkan risiko kesehatan, kondisi tersebut bisa saja tidak memerlukan pengobatan khusus.

Namun, apabila ditemukan gangguan lain seperti pembekuan darah atau masalah sirkulasi yang lebih serius, dokter dapat memberikan terapi berupa obat pengencer darah, terapi kompresi, hingga tindakan skleroterapi.

Di akhir perbincangan, Vito menekankan pentingnya pencegahan dibandingkan pengobatan. "Pencegahan memang lebih baik daripada mengobati. Sebelum seseorang sampai mengalami komplikasi serius, edukasi dan perubahan gaya hidup harus dilakukan,” katanya.

Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, menghindari duduk terlalu lama, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mencegah varises dan berbagai penyakit pembuluh darah lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....