Hari Kanker Sedunia Tekankan Pencegahan Dini

  • 04 Feb 2026 16:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Peringatan Hari Kanker Sedunia menjadi pengingat, kanker bukan semata persoalan kesehatan individu, melainkan isu bersama yang membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Edukasi, deteksi dini, pemeriksaan rutin, serta penerapan pola hidup sehat dinilai sebagai langkah utama dalam mencegah kanker sejak dini dan menekan angka kesakitan di masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Fit Nawati, menyampaikan bahwa Hari Kanker Sedunia tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan, melainkan sebagai momentum memperkuat komitmen pencegahan yang berkelanjutan.

“Peringatan Hari Kanker menjadi pengingat bagi kita semua bahwa upaya pencegahan harus terus dilakukan. Sosialisasi dan deteksi dini merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan yang harus berjalan rutin dan berkesinambungan,” kata Fit Nawati di Samarinda Rabu, 4 Februari 2026..

Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mencatat sekitar 8.500 warga telah mengikuti layanan konseling dan deteksi dini kanker. Dari jumlah tersebut, sebanyak 141 orang terdeteksi dan langsung diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Fit Nawati menambahkan, pihaknya terus memaksimalkan pelayanan kesehatan, termasuk mendorong pasien untuk rutin menjalani kontrol dan pengobatan. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan melalui edukasi serta kolaborasi lintas sektor.

Ia menyebutkan, jenis kanker yang masih mendominasi di Kalimantan Timur antara lain kanker payudara, kanker paru, dan kanker serviks. Karena itu, masyarakat diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah awal menjaga kualitas hidup.

Selain aspek medis, perjuangan melawan kanker juga membutuhkan dukungan sosial dan emosional. Keberadaan rumah singgah kanker menjadi salah satu bentuk dukungan nyata bagi pasien, khususnya mereka yang berasal dari luar daerah dan harus menjalani pengobatan dalam jangka waktu lama.

Pendiri Rumah Singgah Kanker, Siti Normala, menyampaikan  Hari Kanker Sedunia memiliki makna mendalam bagi para pejuang kanker, termasuk para penyintas.

“Sebagai penyintas kanker, peringatan ini menjadi pengingat sekaligus penguat agar para pasien tetap semangat, rutin menjalani pengobatan, dan percaya bahwa kesembuhan selalu memiliki harapan,” katanya.

Rumah Singgah Kanker mulai beroperasi sejak 2018. Pada 2022, hadir Rumah Singgah Kanker Etam yang dikhususkan bagi pasien dari luar Samarinda agar memiliki tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan.

Melalui peringatan Hari Kanker Sedunia, masyarakat diajak untuk bersatu dalam aksi nyata, mulai dari penerapan hidup sehat, deteksi dini, hingga memberikan dukungan moral kepada para pejuang kanker.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....