Strategi Pembangunan IKN: Lompatan Jauh dengan Teknologi Baru
- 05 Agt 2025 20:53 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara : Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai tidak bisa lagi mengikuti cara kota-kota lama. Menurut mantan kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, IKN harus berani melakukan leapfrog atau lompatan jauh, jika ingin menjadi kota global.
Bambang mencontohkan Jakarta yang peringkatnya di kancah kota global terus menurun. Bukan karena Jakarta memburuk, melainkan karena kota-kota lain melompat jauh lebih cepat. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi IKN.
"Kalau kita ingin menjadi kota global, kita harus mampu melakukan lompatan," ujar Bambang dalam diskusi bersama diaspora Indonesia di IKN, dikutip Selasa (5/8/2025).
BACA JUGA:
Bambang Susantono: Pembangunan IKN Tak Boleh Berhenti
Basuki: Tak Ada Moratorium, Pembangunan IKN Justru Dipercepat
Lompatan yang dimaksud Bambang adalah dengan menerapkan terobosan baru dan berani mengadopsi teknologi canggih sejak awal. Ia bahkan berharap, di masa depan, akan ada robot-robot yang berlalu-lalang di IKN.
Strategi ini krusial agar IKN tidak hanya menjadi kota baru, tetapi langsung menjadi kota masa depan yang mampu bersaing di tingkat global.
“Banyak indeks digunakan untuk mengukur kota global, dari berbagai lembaga. Salah satu contoh adalah sistem digital yang terintegrasi, kualitas udara dan air, hingga mobilitas yang efisien seperti konsep kota 15 menit. Saya berharap di kota ini nantinya mulai terlihat robot-robot yang berkeliaran, karena masa depan kota memang ke arah sana,” katanya.
BACA JUGA:
Pembangunan IKN Kini Diawasi Langsung Para Perancang
Menurut Guru Besar Universitas Diponegoro ini, banyak lembaga internasional seperti Oxford Economics, Kearney, dan Economist Intelligence Unit, mengukur kualitas kota global dari berbagai indikator, termasuk ekonomi, kualitas hidup, infrastruktur, dan tata kelola. Kota-kota yang konsisten berada di peringkat atas adalah New York, London, dan Tokyo.
Oleh karena itu, IKN yang dibangun dari nol harus memiliki perencanaan terintegrasi, tata kelola yang baik, dan interaksi sosial yang sehat. Bambang yakin, IKN sudah berada di jalan yang benar dengan konsep awal sebagai kota pintar berbasis teknologi dan ramah lingkungan.
Dengan strategi leapfrog ini, IKN diharapkan dapat mewujudkan lima prinsip utamanya kota global. Yaitu sustainable, smart, green, inclusive, dan resilient sejak awal pembangunannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....