Kemenko Pangan Cek Harga Pasar Balikpapan Jelang Nataru

  • 05 Des 2025 11:45 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Balikpapan: Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan pengecekan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di sejumlah pasar. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan, Mohamad Siradj Parwito, di Pasar Klandasan, Balikpapan, Rabu (3/12/2025).

Pengecekan dilakukan pada beberapa komoditas utama seperti beras, cabai, bawang merah, gula, telur, dan daging ayam. Selain memantau harga, tim juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan di lapangan.

Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan Kemenko Perekonomian, Mohamad Siradj Parwito, menyampaikan adanya sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga.

“Untuk beras, cabai, gula, dan bawang merah ketersediaannya cukup. Hanya beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah yang mengalami kenaikan. Harga telur masih normal, sementara daging ayam sedikit naik tetapi masih dalam kategori wajar,” ujar Siradj.

Selain memantau kondisi pasar, Siradj juga menerima beberapa usulan strategis dari Pemkot Balikpapan. Di antaranya ialah penambahan zona Harga Eceran Tertinggi (HET) di luar tiga zona yang berlaku saat ini, pembangunan food station, serta rencana ekstensifikasi sawah untuk meningkatkan luas lahan produksi pangan.

“Usulan terkait HET dan pembangunan food station sudah kami catat untuk pertimbangan pimpinan. Untuk ekstensifikasi sawah akan kami teruskan ke Kementerian Pertanian sebagai pembina program pencetakan lahan baru,” katanya.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan sudah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi Nataru 2025–2026. Ia menyebut inflasi Kota Balikpapan selama ini tergolong paling rendah dibanding daerah lain.

“Ketersediaan stok kebutuhan pokok dan potensi gejolak harga bisa kita antisipasi,” ujar Bagus kepada RRI.co.id.

Bagus menambahkan, meskipun sebagian besar komoditas didatangkan dari luar daerah, stok pangan di Balikpapan masih aman. “Tidak ada kekurangan stok sampai saat ini, dan mudah-mudahan bisa terus terpenuhi hingga Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Dalam rapat koordinasi bersama Kemenko Perekonomian, dipastikan bahwa sekitar 85 persen komoditas pangan di Balikpapan dipasok dari luar daerah. Setelah rapat, tim gabungan langsung melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Setelah pengecekan bersama, kami melihat harga di pasar masih terkendali sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Bagus saat ditemui usai membuka kegiatan Hari Bakti PU Balikpapan, Jumat (5/12/2025).

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkot Balikpapan telah mengaktifkan Satgas Pangan Balikpapan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Bagus berharap, stok pangan tetap terjaga dan tidak ada gejolak harga yang dapat menyulitkan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....