NTP Mei 2026 Naik Jadi 127,73, Kesejahteraan Petani Terus Menguat

  • 06 Jun 2026 19:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 mencapai 127,73 atau meningkat 1,99 persen dibandingkan April 2026. Peningkatan ini menunjukkan kondisi kesejahteraan petani yang semakin membaik, seiring dengan meningkatnya pendapatan yang diterima dibandingkan biaya produksi dan kebutuhan rumah tangga.

NTP merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. Kenaikan NTP mengindikasikan bahwa harga hasil pertanian yang diterima petani mengalami peningkatan lebih besar dibandingkan pengeluaran yang harus mereka keluarkan untuk usaha tani maupun konsumsi rumah tangga.

Berdasarkan data BPS, penguatan NTP pada Mei 2026 didorong oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (IT) sebesar 2,53 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (IB) yang hanya tumbuh 0,53 persen pada periode yang sama.

Subsektor hortikultura menjadi kontributor utama peningkatan NTP nasional. Kenaikan NTP hortikultura tercatat mencapai 7,08 persen, didorong oleh membaiknya harga sejumlah komoditas unggulan seperti bawang merah, cabai rawit, cabai merah, dan tomat yang mengalami peningkatan harga di tingkat petani.

Meningkatnya harga berbagai komoditas hortikultura tersebut memberikan dampak positif terhadap pendapatan petani. Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa permintaan pasar terhadap produk hortikultura masih cukup tinggi sehingga mampu mendorong perbaikan ekonomi di sektor pertanian.

Berdasarkan rilisnya di media sosial BRMP Kaltim, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan NTP menjadi bukti bahwa berbagai program pemerintah yang dijalankan selama ini mulai memberikan manfaat nyata bagi para petani di berbagai daerah.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa berbagai program pemerintah mulai memberikan manfaat nyata bagi petani. Kami akan terus memperkuat program peningkatan produksi agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Kementerian Pertanian, lanjut Amran, akan terus memperkuat berbagai program strategis yang mendukung produktivitas pertanian nasional. Program tersebut meliputi rehabilitasi jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pendampingan berkelanjutan bagi petani.

“Kementan akan terus memperkuat program peningkatan produksi, rehabilitasi irigasi, penyediaan benih unggul, bantuan alsintan, dan pendampingan petani agar kesejahteraan petani terus meningkat dan pertanian Indonesia semakin kuat,” ucap Amran.

Peningkatan NTP pada Mei 2026 diharapkan menjadi momentum positif bagi penguatan sektor pertanian nasional. Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta keberlanjutan program pembangunan pertanian, kesejahteraan petani diharapkan terus meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....