Delapan Jemaah Haji Embarkasi Balikpapan Wafat di Tanah Suci
- 06 Jun 2026 11:38 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan- Sebanyak delapan jemaah haji Embarkasi Balikpapan dilaporkan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi hingga akhir Mei 2026. Mayoritas jemaah yang wafat merupakan lanjut usia dengan riwayat penyakit penyerta seperti hipertensi, gangguan jantung, dan gangguan pernapasan.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Balikpapan, H. Suharto, mengatakan dari total delapan jemaah yang wafat, satu orang meninggal di Madinah, enam orang di Makkah, dan satu orang di Mina. Seluruh jemaah yang meninggal dunia dimakamkan di Arab Saudi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Rata-rata jemaah haji meninggal itu mereka hipertensi, gagal jantung dan gangguan pernapasan. Rata-rata usianya di atas 65 tahun," ujarnya kepada rri.co.id Sabtu 6 Juni 2026.
Menurut Suharto, kondisi cuaca panas ekstrem yang terjadi selama musim haji menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit komorbid. Karena itu, pemantauan kesehatan terus dilakukan oleh petugas kesehatan dan ketua kloter yang mendampingi jemaah di Arab Saudi.
Ia menjelaskan, apabila seorang jemaah meninggal dunia di Arab Saudi, proses pemakaman dilakukan di wilayah setempat sesuai aturan yang ditetapkan otoritas Arab Saudi.
"Begitu meninggal di sana maka jemaah harus dimakamkan di sana karena itu sudah menjadi wilayah otorita Arab Saudi," katanya.
Meski terdapat laporan jemaah wafat, PPIH Debarkasi Balikpapan memastikan kondisi jemaah yang akan dipulangkan melalui kloter pertama dalam keadaan baik. Pihaknya terus berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk memastikan seluruh jemaah yang kembali ke Indonesia berada dalam kondisi layak terbang.
"Alhamdulillah jemaah semua dalam keadaan sehat untuk bisa diterbangkan nanti di kloter pertama," ucap Suharto.
Embarkasi Balikpapan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi melayani keberangkatan dan pemulangan jemaah haji asal Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Balikpapan per 4 Juni 2026, berikut daftar jemaah yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji:
- Endar Jaya Purwadi (62 tahun), Kota Samarinda, Kalimantan Timur, wafat di Madinah pada 30 April 2026.
- Harun Rusdi Notosiswoyo (70 tahun), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, wafat di Makkah pada 13 Mei 2026.
- Yusup Hasan Kaco Hasan (65 tahun), Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, wafat di Makkah pada 17 Mei 2026.
- Masran Petta Condeng (70 tahun), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, wafat di Makkah pada 25 Mei 2026.
- Achmad Rasyid Bondang (78 tahun), Kota Samarinda, Kalimantan Timur, wafat di Makkah pada 31 Mei 2026.
- Irama Madduta (79 tahun), Kota Tarakan, Kalimantan Utara, wafat di Makkah pada 25 Mei 2026.
- Nurhani Daeng Parani (61 tahun), Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, wafat di Mina pada 29 Mei 2026.
- Dulles Potabuga (65 tahun), Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, wafat di Makkah pada 30 Mei 2026.
Data PPIH juga menunjukkan sebagian besar jemaah yang wafat masuk kategori risiko tinggi (risti) dan lanjut usia, sehingga menjadi perhatian khusus petugas kesehatan selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....