Redam Isu Begal, Kapolresta Balikpapan Apresiasi Sinergi Polisi dan Warga
- 04 Jun 2026 15:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, memberikan penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang berdedikasi menjaga keamanan publik. Penghargaan ini diserahkan dalam upacara resmi di halaman Markas Komando (Mako) Polresta Balikpapan pada Kamis, 4 Juni 2026.
Apresiasi tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Resor Kota Balikpapan Nomor KEP/21/VI/2026 tanggal 3 Juni 2026. Para penerima dinilai berjasa mengatasi keresahan warga terkait ancaman senjata tajam yang sempat memicu isu begal di Kota Balikpapan.
Sinergi taktis antara petugas dan warga berhasil meminimalisasi risiko jatuhnya korban. Tindakan ini sekaligus meredam penyebaran hoaks yang sempat meresahkan publik di media sosial.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kepedulian, dan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Balikpapan," ujar Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy.
Tiga sosok yang menerima penghargaan atas aksi heroik tersebut adalah:
• Bripda Ardian Dwi Putra Ramadan (Personel Sat Samapta Polresta Balikpapan)
• Muhammad Panji Rozak F. (Karyawan PT Karunia Armada Indonesia / Warga Baru Tengah)
• Sivin Abdillah Arsenio (Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Balikpapan)
Pentingnya Partisipasi Publik di Era Digital
Kombes Pol Jerrold mengingatkan bahwa di era digital, informasi palsu menyebar lebih cepat daripada fakta. Oleh karena itu, kesiapsiagaan warga sangat krusial untuk menjaga stabilitas kota.
Sementara itu salah satu warga penerima penghargaan Muhammad Panji Rozak F, mengaku membantu mengamankan secara spontan karena melihat kondisi keamanan yang berbahaya bagi sekitar.
"Saya waktu itu hanya ingin membantu saja, dan tidak menyangka diapresiasi oleh pihak kepolisian," ujar karyawan swasta ini yang sempat mendapat luka dari aksi yang dilakukan.
Di tempat yang sama Bripda Ardian Dwi Putra Ramadhan merupakan personil Sat Samapta Polresta Balikpapan yang juga mendapat luka dibagian pipi, mengatakan, sebagai personil kepolisian sudah seharusnya melakukan pengamanan dan menjaga kamtibmas." Awalnya kami melakukan patroli rutin di sekitar Ringrod pada pukul empat dini hari kami diminta backup personil di wilayah Utara tepatnya di kilo 9 setengah," ujarnya.
Ia pun mengatakan diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) membawa senjata tajam sehingga Ardian segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kini warga penerima penghargaan dari Kapolresta Balikpapan ini pun menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari pihak kepolisian. Kapolresta Balikpapan pun menghimbau kepada masyarakat kota Balikpapan agar bisa selalu menjaga situasi kondusif dan tidak mudah terprovokasi dengan berita bohong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....