Berawal dari Donat, Bisnis Kue Rumahan Jajak Nawa Kian Berkembang

  • 20 Mei 2026 12:37 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Di tengah perkembangan usaha mikro di Samarinda, bisnis kuliner rumahan terus menunjukkan daya saingnya. Salah satunya adalah Jajak Nawa, usaha kue tradisional dan snack box yang dirintis dari lingkungan perumahan hingga kini melayani pesanan berbagai instansi, komunitas, hingga mahasiswa.

Pemilik Jajak Nawa, Wanda Septiani Bulan, menjelaskan bahwa usahanya merupakan bisnis keluarga yang bergerak di bidang industri kue jajanan pasar dan snack box. Ia mengatakan, produksi dilakukan dari rumah yang berlokasi di Jalan Damanhuri II, Perumahan SKM, Samarinda, dengan sistem pemasaran yang sepenuhnya dilakukan secara online.

Bulan mengatakan, Jajak Nawa mulai dirintis pada 2019 dari hal sederhana, yakni kebiasaan keluarga yang gemar mengonsumsi donat. “Awalnya kami coba jual di grup WhatsApp ibu-ibu perumahan, ternyata responsnya sangat positif dan peminatnya cukup banyak,” ujarnya saat menjadi narasumber Teras UMKM, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.

Melihat respons pasar yang terus berkembang, Jajak Nawa kemudian menambah variasi produk seperti risol sayur hingga paket snack box untuk kebutuhan acara. Menurut Bulan, promosi dari mulut ke mulut menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat produknya semakin dikenal masyarakat.

Nama Jajak Nawa sendiri memiliki unsur kedaerahan yang cukup kuat. Bulan menjelaskan, kata “Jajak” berasal dari bahasa Kutai yang berarti kue, sementara “Nawa” merupakan kombinasi nama dirinya dan saudara kandungnya.

Sebagai pelaku usaha muda, Bulan yang juga merupakan mahasiswi aktif jurusan Administrasi Bisnis di Universitas Mulawarman mengaku ilmu perkuliahan banyak membantunya dalam mengembangkan bisnis. “Saya belajar teori di kampus, lalu langsung menerapkannya di usaha sendiri, mulai dari administrasi, pemasaran, sampai strategi bisnis,” katanya.

Dalam menjaga kualitas, Jajak Nawa menerapkan sistem produksi berdasarkan pesanan agar bahan yang digunakan selalu segar. Bulan menegaskan, seluruh bahan dibeli saat ada order masuk agar cita rasa dan kualitas produk tetap konsisten di tangan pelanggan.

Selain kualitas rasa, aspek kemasan juga menjadi perhatian khusus dalam bisnis ini. “Pelanggan banyak memberikan respons positif terhadap packaging kami karena tampilannya rapi, menarik, dan cocok untuk disajikan di berbagai acara,” ucapnya.

Saat ini, tiga produk yang paling diminati pelanggan di antaranya lumpur surga, pai buah, dan rainbow roll cake. Produk-produk tersebut banyak dipesan oleh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi mahasiswa, hingga acara keluarga.

Meski sempat menghadapi tantangan pada tenaga produksi dan fluktuasi harga bahan baku, Bulan mengaku terus beradaptasi dengan strategi pemasaran digital. Ia menyebut media sosial, khususnya Instagram, sangat membantu memperluas pasar dari yang awalnya hanya ibu rumah tangga hingga menjangkau generasi muda.

Bulan juga membagikan tips bagi anak muda yang ingin memulai usaha. “Yang pertama harus paham pasar, kedua harus pintar mengelola media sosial, dan yang ketiga konsisten memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ke depan, Bulan berharap Jajak Nawa dapat memiliki outlet sendiri dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. “Harapan saya bukan hanya bisnis ini berkembang, tapi juga bisa memberi dampak positif bagi orang lain,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....