Desa Wisata Kaltim Masuki Tahap Penilaian Akhir
- 22 Mei 2026 15:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 memasuki tahapan penting melalui sesi presentasi dan validasi data bagi 10 desa wisata terbaik dari kabupaten dan kota di Kaltim. Tahapan ini menjadi bagian dari proses penilaian akhir sebelum penetapan desa wisata terbaik tingkat provinsi.
Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Sapta Pesona Lantai II Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Kamis 21 Mei 2026. Presentasi dan validasi dilakukan untuk memastikan kesiapan desa wisata sekaligus mencocokkan data yang telah disampaikan para peserta sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengatakan proses penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan berbagai indikator pengembangan desa wisata. Menurutnya, tahapan validasi menjadi langkah penting agar seluruh data dan potensi desa wisata dapat dipastikan sesuai kondisi di lapangan.
| Baca juga: Pemkab Kukar Dorong Festival Adat Naik Kelas |
“Melalui tahapan ini kami ingin memastikan seluruh desa wisata finalis benar-benar memiliki kesiapan, inovasi, serta komitmen dalam mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat,” ujarnya. Jum'at 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan, lomba desa wisata bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata di desa.
Menurut Ririn, pengembangan desa wisata di Kalimantan Timur memiliki peluang besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal. Terlebih, keberadaan Ibu Kota Nusantara turut membuka peluang meningkatnya kunjungan wisatawan ke daerah-daerah penyangga.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Kaltim, Angit Ding, mengatakan penilaian dilakukan secara menyeluruh mulai dari daya tarik wisata, pengelolaan kelembagaan, kebersihan lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat dalam pengembangan wisata desa.
“Validasi ini penting agar data yang disampaikan desa wisata benar-benar akurat dan sesuai dengan implementasi di lapangan,” ucapnya.
Ia menambahkan, desa wisata yang berhasil masuk dalam jajaran terbaik diharapkan mampu menjadi contoh pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Kalimantan Timur.
| Baca juga: Kesetaraan Gender Jadi Pilar Pembangunan |
Tahapan presentasi dan validasi data tersebut nantinya akan menjadi dasar tim penilai dalam menentukan Desa Wisata Terbaik Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....