Rezeki Halal Kunci Ibadah Diterima Allah
- 13 Mei 2026 09:18 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Menjaga kehalalan rezeki menjadi salah satu hal penting dalam kehidupan seorang Muslim. Tidak hanya makanan, sumber harta dan pakaian yang digunakan untuk beribadah juga harus dipastikan berasal dari jalan yang halal agar ibadah yang dilakukan mendapat rida Allah SWT.
Dalam ceramah yang disiarkan melalui kanal YouTube Beramal dan Berdakwah UIH, Rabu 13 Mei 2026, Ustadz Ilham Humaidi mengingatkan umat Islam untuk selalu berhati-hati terhadap harta syubhat maupun haram dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Allah SWT Maha Baik dan hanya menerima segala sesuatu yang baik serta mulia. Karena itu, umat Islam diminta tidak menggunakan pakaian yang berasal dari harta tidak halal ketika melaksanakan ibadah. “Dalam ibadah kita jangan sampai memakai pakaian yang di dalamnya tercampur harta syubhat, apalagi haram,” ujar Ustadz Ilham Humaidi.
Ia menjelaskan, para ulama pernah memberikan contoh seseorang yang memiliki pakaian seharga 100 dirham untuk digunakan salat. Namun, apabila satu dirham saja berasal dari harta haram, maka ibadahnya dikhawatirkan tidak diterima di sisi Allah SWT.
Meski demikian, Ustadz Ilham menegaskan bahwa diterima atau tidaknya amal merupakan hak prerogatif Allah SWT. Karena itu, umat Islam harus berhati-hati dalam memilih makanan, pakaian, dan sumber penghasilan. “Rasulullah SAW bersabda, setiap daging yang tumbuh dari penghasilan haram, maka neraka lebih layak baginya,” katanya.
Ia pun berharap Allah SWT selalu melimpahkan rezeki halal kepada umat Nabi Muhammad SAW. Selain membahas pentingnya rezeki halal, Ustadz Ilham juga mengingatkan doa yang rutin dibaca Rasulullah SAW setiap pagi:
“Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, warizqan wasi’an, wa ‘amalan mutaqabbalan". Artinya, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan amal yang diterima".
Menurutnya, doa pertama yang dipanjatkan Rasulullah SAW adalah permohonan ilmu yang bermanfaat. Sebab, hari yang baik adalah hari yang menambah ilmu sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia juga mengajak umat Islam memanfaatkan waktu malam untuk memperbanyak ibadah, seperti salat hajat, membaca Ratibul Haddad, mengikuti majelis taklim, dan mendengarkan hadis Nabi. “Itu nikmat yang luar biasa, bukan hanya soal materi atau besarnya gaji,” ujarnya.
Ustadz Ilham menambahkan, memiliki pasangan saleh atau salehah, sahabat yang baik, kesehatan, dan keamanan juga merupakan nikmat besar yang patut disyukuri.
Dalam ceramahnya, ia turut mengutip hadis Rasulullah SAW tentang tiga nikmat utama dalam kehidupan, yakni rasa aman, kesehatan, dan kecukupan makanan pada hari itu.
“Siapa yang pagi harinya merasa aman di tempat tinggalnya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan dunia dan seisinya telah diberikan kepadanya,” ucapnya.
Melalui ceramah tersebut, umat Islam diajak untuk lebih bersyukur atas nikmat Allah SWT serta menjaga kehalalan rezeki agar kehidupan menjadi lebih berkah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....