Berbekal Takwa untuk Perjalanan Kehidupan Abadi
- 10 Jun 2026 09:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kehidupan dunia yang dijalani manusia sesungguhnya hanyalah persinggahan sementara. Di balik berbagai kesibukan dan urusan dunia, terdapat satu perkara yang paling penting untuk dipersiapkan, yaitu nasib kehidupan setelah kematian.
Setiap manusia akan menghadapi kematian dan memasuki kehidupan yang kekal di akhirat. Karena itu, keselamatan di akhirat menjadi tujuan utama yang harus diperjuangkan selama hidup di dunia.
Ustaz KH. M. Khozin mengingatkan bahwa tidak ada persoalan yang lebih serius daripada keselamatan manusia setelah meninggal dunia. Menurutnya, manusia perlu sering merenungkan kehidupan dan kematian agar tidak terlena oleh kesibukan dunia yang sementara.
“Saat berziarah ke makam, seseorang dapat melihat betapa singkat usia manusia dibandingkan dengan kehidupan di alam kubur. Nama, tanggal lahir, dan tanggal wafat yang tertera di batu nisan menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki batas waktu yang tidak dapat dihindari,” ucap Ustaz Khozin kepada RRI Samarinda, Selasa 9 Juni 2026.
Allah SWT memerintahkan manusia untuk mempersiapkan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 197, Allah berfirman, yang artinya, “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa takwa merupakan bekal utama yang akan menyelamatkan manusia di akhirat. Takwa diwujudkan dengan menjalankan perintah Allah SWT serta menjauhi segala larangan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz KH. M. Khozin menjelaskan, dunia adalah tempat mengumpulkan bekal untuk perjalanan yang tidak akan pernah berakhir. Oleh sebab itu, setiap amal saleh, ibadah, dan kebaikan yang dilakukan hendaknya menjadi investasi untuk kehidupan yang abadi.
“Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga perlu memastikan bahwa harta yang dimiliki diperoleh dengan cara yang halal. Harta yang digunakan untuk kebaikan akan menjadi bekal yang bermanfaat, sedangkan harta yang diperoleh secara tidak benar justru dapat menjadi beban di akhirat, “kata Ustaz Khozin.
Kesadaran akan singkatnya kehidupan dunia seharusnya mendorong setiap orang untuk memperbaiki diri sejak sekarang. Dengan bekal takwa dan amal saleh, seorang muslim dapat berharap memperoleh rahmat Allah SWT dan meraih kebahagiaan yang kekal di akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....