Keutamaan Ilmu Agama Bekal Umat menuju Surga
- 07 Mei 2026 14:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo - Nabi Muhammad SAW mewariskan ilmu kepada umat Islam sebagai jalan menuju keselamatan dunia dan akhirat. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan memiliki semangat dalam menuntut ilmu, terutama ilmu agama.
Dilansir dari tayangan YouTube Ustaz Muhammad Al Habsyi, Kamis 7 Mei 2026, Habib Muhammad menjelaskan bahwa kenikmatan tertinggi di surga adalah dapat melihat Allah Subhanahu wa Ta’ala secara langsung.
“Sehat tapi tidak masuk surga, percuma,” ujarnya.
Menurut Habib Muhammad, jalan menuju surga hanya ada dua, yakni memiliki ilmu dan mengamalkan ilmu tersebut. Seseorang tidak akan mampu beramal dengan benar tanpa dibekali ilmu.
Ia menegaskan ilmu merupakan jalan utama menuju surga. Bahkan tinta yang digunakan untuk mencatat ilmu saat pengajian memiliki kemuliaan besar di sisi Allah SWT.
“Tinta yang dipakai untuk mencari ilmu nanti di akhirat ditimbang selevel dengan darah syuhada,” kata Habib Muhammad.
Ia menambahkan, segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu akan dimuliakan oleh Allah SWT. Ilmu juga membawa keberkahan dalam kehidupan seseorang.
Habib Muhammad kemudian mencontohkan kisah Nabi Sulaiman AS yang pernah diberi pilihan antara harta, tahta, atau ilmu. Nabi Sulaiman memilih ilmu, sehingga Allah juga menganugerahkan harta dan kekuasaan kepadanya.
“Karena keberkahan ilmu, harta dan tahtanya ikut datang,” ujarnya.
Selain itu, Habib Muhammad menjelaskan Rasulullah SAW telah diberikan berbagai kebaikan oleh Allah SWT. Namun, satu hal yang secara khusus diperintahkan untuk terus diminta adalah tambahan ilmu.
Ia menilai, salah satu penyakit umat Islam saat ini adalah tidak lagi menempatkan ilmu agama sebagai prioritas utama.
“Kalau anak mau belajar fikih kadang dipertanyakan, tapi kalau belajar bahasa asing malah dianggap biasa,” katanya.
Menurutnya, ilmu agama seharusnya menjadi prioritas utama, sementara ilmu lainnya sebagai pelengkap. Namun kondisi saat ini justru sering terbalik.
Habib Muhammad juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar agama secara istiqamah, termasuk mendorong anak-anak agar memiliki ilmu agama yang lebih baik dibanding orang tuanya.
“Kesuksesan kita adalah ketika anak-anak kita datang ke majelis pengajian,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....