Keutamaan Puasa Asyura dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan Umat Islam
- 17 Jun 2026 09:35 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo – Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharam merupakan salah satu hari istimewa dalam kalender Islam. Pada hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan Puasa Asyura yang memiliki keutamaan besar, yakni sebagai penghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.
Hal itu sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam hadits sahih riwayat Sahih Muslim, "Aku berharap kepada Allah agar puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu."
Dikutip dari kajian Muhammad Al Habsy yang diunggah melalui kanal YouTube dan disampaikan kembali pada Rabu 17 Juni 2026, Puasa Asyura hendaknya dilaksanakan dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Dengan keikhlasan tersebut, seorang Muslim diharapkan memperoleh pahala dan keberkahan yang besar.
Selain berpuasa, terdapat sejumlah amalan sunnah lain yang dapat dilakukan pada Hari Asyura. Salah satunya adalah memperbanyak nafkah kepada keluarga. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa orang yang melapangkan rezeki untuk keluarganya pada Hari Asyura, maka Allah SWT akan melapangkan rezekinya sepanjang tahun. Karena itu, umat Islam dianjurkan memberikan hidangan yang lebih baik kepada keluarga atau memberikan hadiah sederhana sebagai bentuk kasih sayang.
Amalan lainnya adalah mempererat tali silaturahmi, mengunjungi orang saleh, mendoakan orang yang telah wafat, serta memberikan perhatian kepada anak yatim. Mengusap kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang juga disebut sebagai amalan yang memiliki keutamaan besar. Namun, perhatian kepada anak yatim tidak berhenti pada simbol kasih sayang semata, melainkan juga diwujudkan melalui santunan dan bantuan yang dapat meringankan beban hidup mereka.
Di tengah kemuliaan Hari Asyura, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Momentum ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, para ulama mengingatkan agar umat Islam mengutamakan amalan-amalan yang memiliki dasar kuat dari Al-Qur'an dan hadits sahih. Dengan demikian, ibadah yang dilakukan pada Hari Asyura tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
Semoga Hari Asyura menjadi momentum bagi setiap Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta menebarkan kebaikan kepada keluarga dan sesama. Wallahu a'lam bish-shawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....