Membentuk Generasi Muslim di Tengah Tantangan Perkembangan Zaman

  • 18 Sep 2026 11:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Upaya membentuk generasi Muslim yang beriman, berakhlak, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi perkembangan zaman perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui keluarga dan pendidikan. Hal tersebut disampaikan K.H. Ibrahim, ST dari Muhammadiyah Kota Samarinda dalam tausiah Mutiara Pagi Pro 1 RRI Samarinda, dengan mengangkat tema “Membentuk Generasi Muslim” perspektif Surah Al-Baqarah.

Menurut Ibrahim, pembentukan generasi Muslim tidak cukup hanya dengan memberikan pengetahuan agama. Anak-anak dan generasi muda perlu dibekali dengan pemahaman keimanan, akhlak, keteladanan, serta kemampuan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, tantangan pembentukan generasi saat ini semakin kompleks seiring luasnya penggunaan media sosial seperti YouTube, Instagram, WhatsApp, dan berbagai platform digital lainnya. Beragam informasi keagamaan dapat dengan mudah diterima masyarakat, namun isi dan sudut pandangnya sangat bergantung pada pembuat konten.

Kondisi tersebut, menurut Ibrahim, membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan memahami dan menyaring informasi keagamaan. Perbedaan pemahaman yang beredar di ruang digital juga perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun pertentangan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai dasar dalam membentuk generasi Muslim. Dalam pembahasannya mengenai Surah Al-Baqarah, Ibrahim menjelaskan adanya gambaran mengenai tiga kelompok manusia berdasarkan keyakinannya kepada Allah, yakni orang beriman, orang yang tidak beriman, dan orang munafik.

Menurutnya, generasi muda perlu diarahkan untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an, bukan sekadar mengetahui atau membacanya. Kebiasaan membaca Al-Qur'an, memahami maknanya, serta menerapkan perintah yang terkandung di dalamnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter Muslim yang berlangsung sepanjang kehidupan.

Ibrahim juga menyoroti besarnya peran orang tua dalam membentuk karakter dan keimanan anak. Menurutnya, pendidikan di sekolah atau pondok pesantren dapat menjadi bagian dari upaya pembentukan generasi, tetapi tanggung jawab keluarga tetap memiliki posisi penting dalam kehidupan anak.

“Peran orang tua itu sangat besar sekali,” kata Ibrahim, seraya menjelaskan bahwa pendampingan terhadap anak idealnya dilakukan sejak lahir dan terus berlanjut ketika anak tumbuh dewasa.

Ia menambahkan, keteladanan orang tua juga menjadi bagian penting dalam pendidikan anak. Nilai-nilai keagamaan akan lebih mudah dipahami ketika anak melihat contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan ibadah, hubungan dengan orang lain, serta cara menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Selain keluarga, Ibrahim mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan baik dan melakukan pemantauan terhadap pergaulan serta aktivitas anak, termasuk ketika mereka berada di luar rumah. Di tengah perkembangan teknologi, komunikasi antara orang tua dan anak dinilai tetap diperlukan agar generasi muda memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai informasi yang diterimanya.

Dalam kehidupan sosial dan ekonomi, nilai keimanan juga diharapkan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Ibrahim mencontohkan aktivitas bisnis yang tetap dapat berorientasi pada keuntungan, tetapi harus disertai etika, menjaga silaturahmi, dan menghindari tindakan yang merugikan orang lain. “Berbisnis tetap berbisnis, tapi etika tetap dijaga, hubungan baik juga tetap dijaga,” ujarnya.

Ia berharap orang tua, pendidik, dan generasi muda bersama-sama membangun generasi Muslim yang memiliki keimanan kuat, berakhlak, berilmu, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa. Pembentukan karakter tersebut, menurutnya, membutuhkan proses yang terus-menerus melalui pembelajaran, keteladanan, pendampingan, dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....