Proyek Gas Terbesar RI di Kaltim Resmi Memulai Konstruksi
- 15 Agt 2026 06:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan — Indonesia bersiap memasuki era baru kemandirian energi melalui proyek pengembangan gas laut dalam ultra (ultra-deepwater) yang strategis di tanah air. PT Searah North Ganal resmi memulai konstruksi skala penuh Proyek Pengembangan North Hub di Cekungan Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur.
Momentum penting tersebut ditandai oleh dua pencapaian utama (milestone) dalam waktu yang berdekatan.
Dua Tonggak Sejarah Proyek North Hub
Proyek North Hub mencatat dua keberhasilan krusial yang menandai dimulainya pembangunan fasilitas produksi berskala besar, yaitu:
- 23 Juli 2026: Upacara pemotongan baja perdana (steel cutting) untuk bagian atas fasilitas (topside) dilaksanakan di Saipem Karimun Yard, Kepulauan Riau.
- 28 Juli 2026: Upacara peletakan lunas (keel laying) untuk fasilitas Floating Production, Storage and Offloading (FPSO) diselenggarakan di China Merchants Heavy Industry (CMHI), Jiangsu, Tiongkok.
Dua pencapaian tersebut menjadi bukti percepatan proyek menuju target operasional dan produksi perdana.
Inti Proyek North Hub adalah pembangunan FPSO generasi terbaru dengan kapasitas pemrosesan yang besar. Fasilitas terapung tersebut dirancang memiliki kapasitas:
- Gas bumi: lebih dari 1 miliar kaki kubik standar per hari (Bscfd).
- Kondensat: hingga 80.000 barel per hari.
Kapasitas tersebut menjadikan fasilitas ini sebagai salah satu FPSO terbesar yang akan beroperasi di Indonesia dan masuk dalam jajaran FPSO berkapasitas besar di dunia.
Proyek North Hub akan mengintegrasikan Lapangan Gehem dan penemuan gas Geng North melalui pengeboran 16 sumur produksi. Berada di kedalaman laut sekitar 2.000 meter, proyek ini menjadi salah satu operasi lepas pantai dengan kompleksitas teknis tinggi di Indonesia. Pengembangannya membutuhkan teknologi bawah laut canggih serta rekayasa berstandar internasional.
"Tonggak pencapaian ini mencerminkan kemajuan nyata salah satu proyek laut dalam ultra paling strategis di Indonesia. North Hub mencerminkan ambisi kami mengembangkan sumber daya kompleks melalui inovasi dan eksekusi kelas dunia guna menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia," ujar CEO Searah North Ganal, Mirko Araldi, Jumat, 14 Agustus 2026.
Perkuat Pasokan Gas Indonesia
Dampak positif Proyek North Hub tidak hanya dirasakan di Cekungan Kutai. Investasi strategis ini juga mencakup reaktivasi Train F di fasilitas LNG Bontang.
Langkah tersebut diharapkan memperpanjang masa operasi salah satu fasilitas LNG utama Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok gas global.
Dengan pengembangan lapangan gas laut dalam, pembangunan FPSO berkapasitas besar, serta reaktivasi fasilitas LNG Bontang, Proyek North Hub menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....