Lebih dari 7.800 Warga Samarinda Ikut CKG, Keluhan Gigi Paling Banyak Ditemukan
- 16 Jun 2026 11:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Samarinda terus menunjukkan peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda mencatat, hingga Jumat, 12 Juni 2026, sebanyak 7.827 warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan dari total sekitar 8.500 orang yang mendaftar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan capaian itu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat di Kota Tepian terhadap program prioritas pemerintah tersebut.
"Sampai hari ini yang sudah melakukan CKG itu ada 7.827 orang dari 8.500-an orang yang mendaftar. Jadi ada kurang lebih 92 persen yang sudah kita layani," ucapnya, dikutip pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dari pelaksanaan CKG sejauh ini, Dinkes Samarinda juga mencatat gangguan kesehatan gigi menjadi temuan yang paling banyak dijumpai. Selain itu, penyakit tidak menular yang berkaitan dengan faktor usia juga cukup mendominasi.
"Umumnya memang yang paling banyak ke arah penyakit gigi. Kemudian yang kedua yang berhubungan dengan penyakit tidak menular, terutama hipertensi dan diabetes," kata Ismed, menambahkan.
Menurutnya, Dinas Kesehatan terus berupaya memperluas jangkauan layanan CKG agar semakin mudah diakses masyarakat. Selain dilaksanakan di puskesmas, program tersebut juga kerap digabungkan dengan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan lainnya.
Karena itu dalam waktu dekat, Dinkes Samarinda berencana menggabungkan kegiatan CKG dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan penjaringan kesehatan peserta didik baru yang akan berlangsung pada tahun ajaran baru mendatang.
"Nanti di bulan depan insyaallah CKG untuk anak-anak sekolah itu bersamaan dengan bulan imunisasi anak sekolah dan penjaringan kesehatan anak-anak sekolah yang baru masuk," kata Ismed.

Ia menjelaskan, CKG merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Sosialisasi program ini pun terus dilakukan sejak pertama kali diluncurkan sehingga kini semakin dikenal masyarakat.
Saat ini, masyarakat yang ingin mengikuti CKG cukup mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat milik Kementerian Kesehatan RI. Berbeda dengan masa awal pelaksanaan yang menyesuaikan tanggal lahir peserta, kini pemeriksaan dapat dilakukan setelah peserta terdaftar dan mendapat jadwal dari fasilitas kesehatan yang melayani.
"Sekarang tidak harus di tanggal kelahiran. Yang penting dia mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat, nanti akan diregistrasi dan dijadwalkan untuk melakukan cek kesehatan gratis," ujar Ismed.
Ia menambahkan, jenis pemeriksaan yang diterima peserta disesuaikan dengan kelompok usia masing-masing, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Karena itu, layanan yang diberikan juga berbeda-beda sesuai kebutuhan kesehatan peserta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....