Bahaya Nyata Mengonsumsi Makanan Kedaluwarsa bagi Kesehatan
- 26 Mei 2026 22:46 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Pernahkah Anda menemukan sebungkus makanan di sudut lemari yang tanggal kedaluwarsanya baru lewat beberapa hari, lalu berniat tetap memakannya. Sebaiknya urungkan niat tersebut. Mengonsumsi makanan yang telah melewati batas tanggal kedaluwarsa bukan sekadar perkara rasa yang berubah, melainkan ada ancaman serius bagi kesehatan tubuh.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta para ahli kesehatan berulang kali mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti memeriksa label kemasan. Makanan yang sudah kedaluwarsa mengalami perubahan kimia dan biologi yang bisa menjadi bumerang bagi tubuh.
Berikut adalah beberapa risiko utama yang mengintai jika Anda nekat mengonsumsi makanan kedaluwarsa:
1. Keracunan Makanan Akibat Bakteri Patogen
Seiring berjalannya waktu, zat pengawet dalam makanan akan kedaluwarsa dan kehilangan fungsinya. Akibatnya, makanan menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri berbahaya seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria. Bakteri-bakteri ini menghasilkan toksin (racun) yang dapat merusak dinding saluran pencernaan.
2. Gangguan Pencernaan Akut
Gejala paling umum yang langsung dirasakan setelah mengonsumsi makanan kedaluwarsa adalah gangguan pencernaan. Gejala ini meliputi:
Kram perut yang hebat
Mual dan muntah-muntah
Diare akut (bisa menyebabkan dehidrasi)
Demam tinggi
3. Infeksi Bakteri Clostridium botulinum (Sangat Berbahaya)
Pada makanan kaleng yang sudah melewati kedaluwarsa atau kemasannya rusak (penyok/kembung), terdapat risiko kontaminasi bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini menghasilkan racun neurotoksin yang menyerang sistem saraf. Jika tidak segera ditangani, kondisi yang disebut botulisme ini dapat menyebabkan kelumpuhan otot hingga gagal napas.
Pahami Perbedaan Istilah pada Label
Expiry Date (Tanggal Kedaluwarsa): Batas aman terakhir makanan boleh dikonsumsi. Jika lewat tanggal ini, makanan wajib dibuang.
Best Before (Baik Digunakan Sebelum): Terkait kualitas terbaik (rasa, warna, tekstur). Makanan mungkin masih aman beberapa hari setelahnya, tetapi kualitasnya sudah menurun drastis.
Jika Anda atau anggota keluarga tidak sengaja mengonsumsi makanan kedaluwarsa dan mulai menunjukkan gejala keracunan, lakukan langkah berikut:
Perbanyak minum air putih atau oralit untuk mencegah dehidrasi akibat muntah dan diare.
Jangan sembarangan minum obat pencahar atau penahan diare tanpa resep dokter, karena tubuh justru sedang berusaha mengeluarkan racun.
Segera ke fasilitas kesehatan terdekat jika gejala memburuk, seperti muntah terus-menerus, diare berdarah, atau lemas hebat.
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Mulai hari ini, jadikan kebiasaan untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli dan menyantap makanan. Jangan pertaruhkan kesehatan Anda hanya demi menghemat makanan yang sudah tidak layak konsumsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....