Mengenali Berbagai Jenis Air Tanah

  • 03 Jul 2025 18:39 WIB
  •  Ranai

KBRN,Natuna: Air tanah berperan penting bagi kehidupan makhluk hidup. Mulai dari kebutuhan industri, keseimbangan alam, hingga ke kebutuhan rumah tangga.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 mengenai Sumber Daya Air, air tanah didefinisikan sebagai air yang terdapat di lapisan batuan di bawah permukaan tanah. Sedangkan menurut Asdak di tahun 2002, Air tanah adalah segala bentuk aliran air hujan yang mengalir dibawah permukaan tanah sebagai akibat dari gaya gravitasi bumi, struktur pelapisan geologi, dan beda potensi kelembaban tanah.

Dilansir dari Gramedia ada beberapa jenis air tanah berdasarkan letaknya sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

1.Air Tanah Freatik sebagai air tanah pada permukaan yang dangkal dimana letaknya tidak jauh dari permukaan tanah dan berada diatas lapisan kedap air contohnya ada pada air sumur.

2.Air Tanah Dalam atau disebut juga sebagai Artesis merupakan air tanah yang terletak di antara lapisan akuifer dan batuan kedap air. Contoh air tanah ini ada pada pada sumur artesis.

Air Artesis juga disebut dengan air tanah dalam, karena dapat ditemukan pada kedalaman 30 hingga 80 meter dari permukaan tanah. Air tanah ini juga dapat diminum atau dikonsumsi secara langsung karena sudah mengalami penyaringan secara sempurna dan terbebas dari kuman ataupun bakteri.

Biasanya jenis air tanah artesis sering digunakan untuk mengatasi kekeringan meskipun pada musim kemarau panjang. Hal ini disebabkan air tanah artesis sebagai kandungan dari beragam air tanah dengan debit air yang stabil.

Meskipun dalam membangun sumur artesis ini juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit sebab diperlukan suatu pompa air khusus berkapasitas besar, bahkan air tanah ini juga memiliki kemampuan untuk keluar sendiri jika tekanan air cukup besar, dan membentuk sumur artesis.

Sementara air tanah berdasarkan asalnya kemudian dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1.Air Tanah Meteorit (Vados) merupakan air tanah yang berasal dari proses presipitasi (hujan) awan yang tercampur dengan debu meteorit dan kemudian mengalami kondensasi.

2.Air tanah baru (Juvenil) merupakan air tanah yang berasal dari dalam bumi karena tekanan intrusi magma, contohnya adalah pada geyser atau sumber air panas.

3.Air Konat merupakan air tanah yang terkurung pada lapisan batuan purba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....