Kemenko PMK Evaluasi Progres Rehab Rekon Pascabencana Padang Panjang

  • 30 Sep 2026 19:20 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengevaluasi progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Padang Panjang. Evaluasi mencakup lima sektor, perkembangan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, serta pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah.

Evaluasi dilakukan melalui rapat koordinasi, pengisian awal instrumen monitoring dan evaluasi, serta peninjauan lapangan, Rabu 30 September 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Kota Padang Panjang dengan melibatkan Tim Monev Kemenko PMK dan Pemerintah Kota.

Lima sektor yang menjadi objek evaluasi meliputi infrastruktur, sosial, ekonomi, perumahan, dan lintas sektor. Tim juga melihat perkembangan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana atau R3P serta pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah dalam proses pemulihan.

Ketua Tim Monev Kemenko PMK, Hotman Irwandy Sihite mengatakan, evaluasi dilakukan untuk melihat langsung perkembangan rehab rekon di daerah. Peninjauan tidak hanya melihat pembangunan fisik, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, perumahan, dan sektor lain yang berkaitan dengan pemulihan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memperoleh gambaran yang utuh mengenai progres rehabilitasi dan rekonstruksi di Padang Panjang, termasuk berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian dan tindak lanjut,” ujarnya.

Data dan informasi dikumpulkan melalui pengisian instrumen monitoring dan evaluasi serta peninjauan kondisi di lapangan. Hasilnya menjadi bahan untuk melihat pelaksanaan penanganan pascabencana secara lebih menyeluruh.

Sementara itu, Asisten II Setdako Padang Panjang, Indra Gusnady mengatakan, evaluasi bersama diperlukan untuk melihat progres program rehab rekon yang telah dan sedang dilaksanakan. Evaluasi juga digunakan untuk mengidentifikasi kendala dalam setiap tahapan pemulihan.

“Melalui koordinasi dan evaluasi bersama ini, kita dapat melihat secara lebih jelas progres yang telah dicapai. Sekaligus mengidentifikasi apa saja yang masih menjadi kendala,” ujarnya.

Menurut Indra, proses penanganan pascabencana perlu berjalan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Evaluasi dilakukan agar pelaksanaan setiap tahapan tetap terarah dan terukur.

Selain mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, tim juga meninjau pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah dalam mendukung proses pemulihan. Aspek tersebut menjadi bagian dari evaluasi bersama terhadap pelaksanaan rehab rekon di Padang Panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....