MTQN Kota Padang Diundur, Pembukaan Dijadwalkan 10 Oktober

  • 29 Sep 2026 20:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kota Padang yang semula dijadwalkan 3 Oktober diundur menjadi 10 Oktober 2026. Penundaan dilakukan karena sejumlah kendala teknis.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kota Padang, Zul Asfi Lubis memastikan pelaksanaan MTQN akan berlangsung 10 hingga 14 Oktober 2026. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Apeksi Balai Kota Aia Pacah, sementara acara penutupan dilaksanakan pada malam 14 Oktober.

Ia menyebut perubahan jadwal tersebut dilakukan agar persiapan pelaksanaan MTQN dapat dimatangkan. Selain kendala teknis, kehadiran Wali Kota Padang dan Wakil Wali Kota Padang pada agenda pembukaan juga menjadi salah satu pertimbangan perubahan jadwal.

“Diundur karena ada beberapa kendala teknis. Pak Wali Kota dan Pak Wawa juga harus hadir di waktu pembukaan,” katanya kepada RRI di Padang, Selasa, 29 September 2026.

Dengan adanya penyesuaian jadwal, panitia masih memiliki waktu untuk menyelesaikan berbagai persiapan. Salah satunya pemasangan baliho MTQN yang ditargetkan telah terpasang di seluruh kecamatan dan masjid di Kota Padang paling lambat 1 Oktober.

Panitia juga masih melakukan verifikasi data peserta MTQN. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah terdaftar disebut mendekati 700 orang, sementara proses pendaftaran dan verifikasi masih berlangsung untuk memastikan kelengkapan data, termasuk persyaratan usia peserta.

“Perpanjangan waktu tersebut diberikan agar seluruh data peserta dapat diverifikasi dengan baik sebelum pelaksanaan MTQN dimulai. Panitia memastikan proses verifikasi masih dilakukan hingga saat ini,” katanya.

Zul mengatakan, pelaksanaan MTQN Tingkat Kota Padang diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Quran. Akan tetapi juga mendorong masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Kami berharap semakin kuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran, semakin besar pula keberkahan yang dirasakan Kota Padang. Nilai-nilai Al-Quran diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....