Server Terdampak Banjir, Perekaman KTP-el Kabupaten Solok Dialihkan Kota Solok
- 22 Sep 2026 13:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Solok belum optimal pasca server Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat) di pusat pemerintahan di Arosuka terdampak pemadaman akibat diterjang banjir bandang, Senin, 21 September 2026 malam. Khusus untuk pelayanan perekaman dan Pencetakan KTP-elektronik, pihak Dinas Dukcapil setempat telah bekerja sama dengan layanan Dukcapil Kota Solok untuk memfasilitasi layanan tersebut,
Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kabupaten Solok, Achmad Ilham mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiasati kendala jaringan tersebut melalui jaringan Dirjen Dukcapil.
“Bagi warga yang ingin mendapatkan layanan perekaman baru KTP-el kami mengarahkan ke Dukcapil Kota Solok. Sementara untuk layanan lainnya, kami akan mengoptimalkan jaringan alternatif menggunakanan server Dirjen Dukcapil,” ujar Ilham, Selasa 22 September 2026.
Menurutnya, pelayanan tatap muka bagi masyarakat di kawasan Arosuka belum dapat berjalan secara optimal karena sejumlah kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik ikut terdampak bencana. Sementara itu, sejumlah pelayanan pemerintahan masih dapat dilakukan dari kawasan Kota Baru.
“Di lokasi tersebut terdapat kantor pelayanan terpadu yang relatif aman dari dampak bencana, termasuk sejumlah loket pelayanan administrasi kependudukan. Pelayanan Dukcapil, misalnya, tetap dapat diakses masyarakat melalui loket pelayanan yang tersedia di Kota Baru, meskipun kantor induknya berada di kawasan Arosuka,” katanya.
Selain pelayanan administrasi kependudukan, layanan lain di Mal Pelayanan Publik Kota Baru juga masih dapat berjalan, termasuk pelayanan yang berkaitan dengan pembuatan paspor. Pemerintah Kabupaten Solok mengarahkan agar fasilitas pelayanan yang masih aman tersebut dapat dioptimalkan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat selama proses penanganan bencana.
Pemerintah Kabupaten Solok juga mencatat, sejumlah kantor layanan publik dan operasional pemerintahan di kompleks Arosuka terdampak longsoran material banjir bandang. Diantaranya yang terdampak yakni, Kantor Dinas PUPR, Kantor DPRD, Bapenda, Bapelitbang, Inspektorat Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan BKPSDM juga terdampak.
Bencana ini juga berdampak pada kendaraan. Data sementara mencatat dua kendaraan Dinas Pertanian, dua kendaraan Dinas Kesehatan dan tiga kendaraan milik masyarakat terdampak material banjir bandang. Untuk kendaraan roda dua, hingga saat ini masih dalam proses pendataan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....