Pencarian Hari Kedua, Korban Banjir Bandang di Pasaman Belum Ditemukan

  • 20 Sep 2026 07:09 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pencarian seorang warga yang dilaporkan terseret arus sungai saat banjir bandang di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, masih belum membuahkan hasil. Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu 19 September 2026, tim SAR gabungan terus memperluas penyisiran untuk menemukan keberadaan korban.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi mengatakan, korban yang dilaporkan terseret arus sungai bernama Amrianto, berusia 51 tahun. Hingga pencarian hari kedua pada pukul 18.00 WIB tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban tersebut.

Randi menjelaskan, pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi tiga kelompok untuk menyisir beberapa titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban. Petugas menyusuri aliran sungai, menggunakan drone termal, serta memeriksa tumpukan material dan sedimen lumpur yang terbawa banjir bandang.

"Selain penyisiran manual dan pemantauan dari udara, pencarian juga dilakukan dengan bantuan alat berat milik masyarakat setempat. Alat berat tersebut digunakan untuk mengeruk tumpukan sedimen lumpur bekas banjir bandang yang mencapai ketinggian hingga tiga meter. Hasilnya keberadaan korban belum ditemukan," ucapnya.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi mengatakan, pencarian hari ketiga kembali dilakukan pada hari ini pada pukul 07.00 WIB. Jumlah personel dan jangkauan pencarian akan ditambah agar proses pencarian korban dapat dilakukan secara maksimal dan keberadaan korban segera ditemukan.

Diinformasikan sebelumnya, pada tanggal 18 Agustus 2026 Pukul 16.00 WIB hujan lebat di wilayah Kabupaten Pasaman, sehingga pada pukul 17.15 WIB terjadi musibah bencana alam banjir bandang di wilayah Kampung parit, jorong Tonang raya, Nagari simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman. Dampak dari banjir tersebut menyebabkan satu orang warga atas nama Andrianto berusia 51 tahun, terseret oleh arus banjir dan hingga kini belum ditemukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....