E-Voting Perdana Pilwana Pasaman Barat Berjalan Lancar

  • 18 Sep 2026 00:16 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik atau e-voting perdana di Kabupaten Pasaman Barat berjalan lancar tanpa kendala teknis pada hari pertama pelaksanaan. Kelancaran tersebut terlihat dari proses pemungutan suara di sejumlah TPS yang tidak mengalami gangguan jaringan maupun pasokan listrik.

Bupati Pasaman Barat Yulianto mengatakan, pelaksanaan e-voting menunjukkan kesiapan masyarakat dalam menerima pemanfaatan teknologi untuk penyelenggaraan demokrasi di tingkat nagari. Ia berharap kelancaran pelaksanaan tersebut dapat menjadi contoh bagi nagari lain yang akan menerapkan pemungutan suara secara elektronik.

“Dari pantauan kita dan laporan camat, 47 TPS di Sungai Beremas seluruhnya berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Ini membuktikan bahwa masyarakat kita siap menerima transformasi teknologi untuk mendukung demokrasi yang lebih baik,” katanya saat peninjauan ke sejumlah TPS pada Kamis, 17 September 2026.

Menurut Yulianto, kelancaran pelaksanaan juga tidak terlepas dari kesiapan panitia, pengawas, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga dalam menjaga proses pemungutan suara tetap aman dan kondusif. Pemerintah daerah mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan Pilwana berbasis elektronik tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, angku-angku, niniak mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Hari ini kita melihat pelaksanaan e-voting berjalan sukses,” ujarnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan Pilwana secara elektronik sebelumnya menjadi perhatian karena berkaitan dengan kesiapan pasokan listrik dan pemahaman masyarakat terhadap sistem yang digunakan. Namun, berdasarkan pemantauan hari pertama, proses pemungutan suara dapat berjalan stabil sesuai ketentuan.

Selain memudahkan proses pemungutan suara, sistem elektronik juga mendukung proses rekapitulasi data setelah pemungutan suara ditutup. Data hasil pemilihan dapat direkapitulasi secara lebih cepat dengan tetap memperhatikan ketentuan pelaksanaan Pilwana.

Yulianto juga menilai keberadaan wali nagari definitif penting untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat nagari. Menurutnya, kepemimpinan definitif diharapkan dapat membuat pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal dibandingkan ketika nagari masih dipimpin pejabat sementara.

“Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan amanah dari masyarakat kepada wali nagari definitif. Dengan adanya pejabat definitif, kita berharap pelayanan publik kepada masyarakat dapat semakin optimal,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....