Festival Literasi Pasbar Sulap Perpustakaan Jadi Ruang Kreatif Masyarakat

  • 17 Sep 2026 08:46 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar Festival Literasi selama tiga hari di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pasbar. Kegiatan ini tidak hanya mendorong minat baca sejak dini, tetapi juga memperluas fungsi perpustakaan sebagai ruang interaksi masyarakat melalui seni budaya, komunitas, dan pemberdayaan ekonomi.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasbar, Muharram mengatakan, Festival Literasi yang dibuka Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan pada Selasa, 15 September 2026, berlangsung hingga Kamis 17 September 2026. Festival dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan tersebut berlangsung setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB dengan mengangkat tema “Literasi Mencapai Prestasi dan Pengetahuan Mewujudkan Pasaman Barat Sejahtera”.

Muharram mengatakan, Festival Literasi Tingkat Kabupaten Pasaman Barat juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Sejumlah kegiatan yang dihadirkan meliputi tari Minang, Kuda Lumping dan seni budaya Jawa, Tari Tortor, musikalisasi puisi, bercerita, talk show, bedah buku, hingga membaca nyaring.

Menurut Muharram, festival tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca dan pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan stan yang diisi organisasi, sekolah, pelaku UMKM, dan komunitas literasi. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang bertemu sekaligus mengenalkan produk dan potensi ekonomi lokal.

"Untuk meningkatkan jumlah kunjungan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dengan mengajak pelajar mendatangi Festival Literasi. Langkah tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia sekolah sekaligus membangun kedekatan generasi muda dengan perpustakaan," ucapnya, Rabu, 16 September 2026.

Muharram menyebutkan, Festival Literasi juga dirancang agar masyarakat mendapatkan pengalaman yang lebih beragam ketika berkunjung ke perpustakaan. Selain kegiatan literasi dan seni budaya, pengunjung dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan golongan darah dan donor darah yang disediakan PMI Kabupaten Pasaman Barat.

"Melalui Festival Literasi, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong perpustakaan berkembang menjadi ruang publik yang terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat. Perpaduan kegiatan literasi, seni budaya, komunitas, layanan sosial, dan UMKM diharapkan dapat meningkatkan kunjungan sekaligus memperkuat budaya membaca daerah setempat," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....