Minang Diaspora Network Global Malaysia Kunjungi Istano Silinduang Bulan

  • 13 Sep 2026 00:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang- Memiliki akar sejarah yang panjang dengan Minangkabau, Delegasi Minang Diaspora Network Global dari Negara Malaysia kunjungi Istano Silinduang Bulan Rabu,9 September 2026. Presiden Minang Diaspora Network-Global Prof. Fasli Jalal mengatakan, kunjungan rombongan akademisi tersebut diharapkan memperkuat kembali hubungan antara Minangkabau dengan Malaysia.

Menurut Fasli Jalal, kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan bersama diaspora Minang di Sydney sekitar tiga tahun lalu. Saat itu, hampir 200 orang mengikuti program selama tujuh hari dengan mengunjungi sejumlah daerah yang menjadi asal-usul keluarga mereka di Sumatera Barat.

Program tersebut menunjukkan bahwa kunjungan ke tanah leluhur tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga dapat membangun kembali ikatan emosional dan pemahaman generasi muda diaspora terhadap akar budaya mereka.

“Mereka datang membawa anak-anaknya yang tidak punya bayangan mengenai tanah leluhur mereka. Setelah datang, akhirnya timbul bonding yang kuat dan mereka kembali lagi. Bahkan ada yang secara rutin setiap tahun pulang ke Sumatera Barat,” ujar Fasli.

Fasli mengatakan, hubungan Minangkabau dengan Malaysia sebenarnya telah berlangsung cukup lama dan terjalin melalui berbagai hubungan personal maupun kelompok. Namun, menurutnya, keterlibatan kalangan akademisi menjadi penting untuk memperkuat hubungan tersebut melalui kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, kebudayaan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Karena itu, Minang Diaspora Network-Global berupaya mengajak para akademisi Minang Diaspora Malaysia untuk hadir langsung ke Sumatera Barat melalui program kunjungan selama tujuh hari. Salah satu agenda kunjungan tersebut adalah mendatangi Istano Silinduang Bulan untuk memperoleh pemahaman mengenai filosofi Minangkabau, sejarah serta adat dan budaya Minangkabau.

“Untuk mendapatkan pencerahan tentang filosofi Minangkabau, sedikit sejarah, dan adat Minangkabau. Di sini ada Bundo Raudhah yang merupakan salah satu tokoh penting dalam adat Minangkabau,” jelas Fasli.

Sementara itu, Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung, Sutan Muhammad Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah menyambut baik kunjungan Minang Diaspora Malaysia tersebut. Menurutnya, hubungan masyarakat Minangkabau dengan masyarakat di Malaysia, khususnya Negeri Sembilan, memiliki sejarah yang sangat erat.

Ia menjelaskan, perpindahan masyarakat Minangkabau ke Semenanjung Malaya telah berlangsung sejak masa lampau melalui sejumlah jalur, di antaranya Rokan, Siak dan Indragiri. “Hubungan antara Malaysia, khususnya Negeri Sembilan, memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Minangkabau,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....