LKAAM Padang Didorong Perkuat Peran Adat Tangani Persoalan Sosial

  • 09 Sep 2026 15:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang mendorong lembaga adat semakin aktif berperan dalam menangani berbagai persoalan sosial dan membina generasi muda. Penguatan peran niniak mamak dan tokoh adat dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan agama dan budaya.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Diperlukan penyamaan persepsi antara LKAAM, Kerapatan Adat Nagari (KAN), pemerintah, dan instansi terkait dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Fadly, persoalan seperti narkoba, LGBT, tawuran, dan penyakit masyarakat membutuhkan penanganan bersama dengan tetap menghormati fungsi masing-masing lembaga. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran lembaga adat dalam melakukan pembinaan terhadap anak kemenakan.

"Yang paling penting adalah penyamaan persepsi antara LKAAM, KAN, pemerintah, dan instansi terkait. Dengan demikian persoalan sosial dapat ditangani secara efektif sesuai fungsi masing-masing," ujarnya dalam audiensi Pemko Padang bersama jajaran LKAAM Kota Padang di kediaman resmi wali kota pada Rabu, 9 September 2026.

Fadly menambahkan, penguatan peran lembaga adat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Padang yang berlandaskan agama dan budaya. Pemko Padang juga membuka ruang kolaborasi agar niniak mamak dan tokoh adat dapat terlibat lebih aktif dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.

Pemko Padang menyatakan siap memfasilitasi kegiatan LKAAM serta membangun pola kerja sama yang lebih jelas dengan lembaga adat. Menurut Fadly, keterlibatan lembaga adat diperlukan karena niniak mamak memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan memiliki fungsi penting dalam pembinaan generasi muda.

Pertemuan ini sekaligus memantapkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) IX LKAAM Kota Padang yang dijadwalkan pada 22 September 2026. Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan Pemko Padang terhadap pelaksanaan Musda IX. Panitia bersama jajaran LKAAM telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menghimpun masukan dari KAN dan LKAAM di tingkat kecamatan.

Syafril berharap Musda IX dapat menghasilkan kepengurusan LKAAM Kota Padang periode 2026-2031 yang mampu memperkuat persatuan lembaga adat. Kepengurusan baru juga diharapkan meningkatkan keterlibatan niniak mamak dalam pembangunan serta mengoptimalkan fungsi pembinaan terhadap anak kemenakan.

“Musda IX LKAAM Kota Padang nantinya didorong berlangsung dengan mengedepankan semangat musyawarah dan mufakat. Forum tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat komitmen lembaga adat dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan mendukung pembangunan Kota Padang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....