Kemarau dan Kabut Asap, Warga Padati Pemandian Jembatan Pulai

  • 08 Sep 2026 03:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang- Kunjungan masyarakat ke tempat wisata pemandian Jembatan Pulai, Lubuk Minturun, Kota Padang, meningkat dalam dua hingga tiga bulan terakhir. Kondisi kemarau panjang dan kabut asap membuat pemandian alami tersebut menjadi salah satu pilihan warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Warga setempat, Ridwan, mengatakan debit air di kawasan pemandian Jembatan Pulai saat ini memang tidak terlalu besar. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang dan menikmati suasana serta mandi di aliran air yang ada.

“Ini sudah dua bulan ke tiga bulan ini lah. Karena airnya dikit, orang mandi-mandi ke sini. Bawaan anak pas hibur, mandi-mandiin anaknya,” ujar Ridwan, Senin 7 September 2026.

Menurutnya, kemarau panjang dan kondisi kabut asap turut memengaruhi aktivitas masyarakat. Sejumlah warga memilih mendatangi pemandian Jembatan Pulai untuk mandi dan menyegarkan diri, terutama karena sebagian sumber air di rumah warga mengalami kekeringan.

Ridwan menyebutkan, pengunjung tidak hanya berasal dari sekitar Lubuk Minturun, tetapi juga datang dari sejumlah kawasan lain di Kota Padang. “Ini pengaruh kabut cuaca juga ini. Rumah-rumah ada rumah pada kering, jadi orang mandi ke sini. Dari sini, ada dari Tunggul Hitam, Lubeg dan lainnya ,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Lia, mengatakan dirinya bersama keluarga memilih tempat wisata yang dekat dengan rumah selama musim kemarau panjang dan kabut asap. Ia mengaku membawa anak dan keluarganya untuk menikmati waktu bersama di pemandian tersebut.

“Kami datang dari jam tiga sampai jam enam. Karena lagi kemarau panjang dan kabut asap, kami memilih tempat wisata yang dekat-dekat dari rumah. Kita bawa anak dan kakak, anak juga suka mandi-mandi di sini. Gratis, cuma bayar makanan aja,” ujar Lia.

Pemandian Jembatan Pulai pun menjadi salah satu alternatif wisata sederhana dan terjangkau bagi masyarakat. Selain dapat menikmati pemandian bersama keluarga tanpa biaya masuk, keberadaan pedagang makanan di sekitar lokasi juga turut memberikan kemudahan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....