Porsadin Sumbar Jadi Wadah Pembentukan Generasi Qurani dan Berkarakter
- 06 Sep 2026 00:45 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah atau Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak mulia. Ajang yang diikuti 333 santri dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar tersebut mempertandingkan 13 cabang olahraga dan seni.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan Porsadin tidak sekadar menjadi ajang kompetisi bagi para santri. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk membentuk generasi Qurani yang religius, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap agama.
“Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum berharga untuk membentuk generasi Qurani yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujar Maigus Nasir saat menghadiri pembukaan Porsadin ke-VII di pelataran Masjid Agung Nurul Iman, Sabtu, 5 September 2026.
Maigus menyebut penguatan pendidikan agama dan budaya memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan karakter masyarakat Minangkabau yang berpegang pada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan perlu terus diperkuat secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang juga menjadikan program Smart Surau sebagai salah satu instrumen pembinaan karakter dan keagamaan generasi muda. Melalui program tersebut, masjid, musala, dan rumah ibadah didorong menjadi ruang pembinaan yang mampu mengembangkan potensi sekaligus membentuk generasi yang cerdas dan religius.
“Pemko Padang menyiapkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk mendukung pembinaan ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan. Salah satunya melalui program 3T bagi siswa SMP, yakni Tahsinul Qur'an, Tafsirul Qur'an, dan Tahfizul Qur'an, serta program Remaja Masjid Reborn untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi anak,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Mustafa menilai Porsadin memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi santri sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan sejak usia dini. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi Sumbar yang Qurani, cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus bangsa.
Ketua Panitia Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026, Syaiful Zuhri, mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema “Generasi Qurani Istiqamah dalam Berakidah, Berakhlakul Karimah serta Cerdas, Sehat, Kuat Jasmani dan Rohani.” Tema tersebut diwujudkan melalui 13 cabang perlombaan yang memadukan kemampuan keagamaan, seni, dan olahraga.
Cabang yang diperlombakan meliputi MTQ, Hifzil Qur'an, Murottal wal Imla, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Puisi Islami, Salawat, Kaligrafi, Azan, Lari Sprint 100 Meter, Bulu Tangkis, dan Tenis Meja. Syaiful berharap Porsadin tidak hanya memacu semangat berprestasi para santri, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat peran Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah sebagai wadah silaturahmi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....