Pemko Padang Tekankan Kualitas Pembangunan menuju Kota Metropolitan

  • 02 Sep 2026 01:20 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kualitas material dan kerapian pekerjaan menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam pelaksanaan berbagai pembangunan fisik tahun 2026. Pemko Padang menargetkan setiap pembangunan dapat mendukung penataan kota sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan pembangunan yang dilakukan harus menggunakan material berkualitas serta dikerjakan dengan memperhatikan aspek kerapian. Menurutnya, standar tersebut penting untuk mendukung arah pembangunan Kota Padang menuju kota metropolitan.

"Menuju kota metropolitan, kita harus memastikan pembangunan menggunakan bahan kelas satu dan dikerjakan dengan rapi. Pasar juga harus menjadi tempat yang nyaman dan menarik, bahkan dapat menjadi bagian dari destinasi wisata," katanya saat mendengarkan paparan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait progres dan rencana pekerjaan fisik 2026 di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa, 1 September 2026.

Di sektor perdagangan, sejumlah pekerjaan fisik disiapkan untuk memperkuat wajah kawasan Pasar Raya Padang dan pusat perdagangan lainnya. Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan memaparkan pembenahan fasade pertokoan Merlin dan Koppas Plaza serta perbaikan fasade Pasar Raya Padang Fase I hingga VI.

Selain itu, Dinas Perdagangan juga merencanakan pengadaan CCTV, pembenahan kios dan basement Pasar Raya Fase VII, serta pengembangan kawasan kuliner Gang Rajawali. Penataan tersebut diarahkan agar kawasan perdagangan tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang publik yang lebih nyaman dan menarik.

Dari sektor lingkungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta menyampaikan rencana pembangunan toilet digital di kawasan Taman Rimbo Kaluang. Fasilitas tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana publik di kawasan yang menjadi ruang aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Dinas PUPR Kota Padang melaporkan sejumlah pekerjaan infrastruktur yang berkaitan dengan pemulihan dan penataan kawasan. Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri menyampaikan pengerjaan irigasi dan drainase di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi didukung anggaran Transfer ke Daerah sekitar Rp50 miliar.

Dinas PUPR juga melaporkan rencana rehabilitasi kawasan air mancur Pasar Raya serta penataan Pantai Padang. Pekerjaan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik dan destinasi kota.

Pada sektor perumahan, Pemerintah Kota Padang terus melanjutkan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tri Hadiyanto menyampaikan progres pembangunan Huntap di Balai Gadang, Lambung Bukik Sungkai, dan Pauh, serta rehabilitasi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).

Sementara itu, dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata menyampaikan rencana pengadaan gerobak bagi pelaku ekonomi kreatif Kota Padang. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pelaku usaha sekaligus membuat kawasan-kawasan kota lebih tertata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....