Dinkes Pesisir Selatan Perkuat Penemuan Dini Kasus Tuberkulosis

  • 29 Agt 2026 07:02 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Pesisir Selatan - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Pesisir Selatan memperkuat penemuan dini tuberkulosis melalui skrining aktif di masyarakat. Kegiatan tersebut diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis di Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Skrining dilaksanakan bersama Puskesmas Tarusan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan menyasar warga yang memiliki kontak erat dan faktor risiko tuberkulosis.

Sebanyak 100 warga mengikuti kegiatan tersebut di wilayah kerja Puskesmas Tarusan. Peserta terdiri atas 87 kontak erat atau kontak serumah dan 13 orang berisiko tuberkulosis.

Peserta juga menjalani pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan gula darah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menemukan faktor risiko serta masalah kesehatan lainnya.

Kepala Dinkes PPKB Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, mengimbau masyarakat tidak takut menjalani pemeriksaan tuberkulosis. Ia juga meminta masyarakat tidak memberikan stigma kepada penderita tuberkulosis.

"Jangan malu untuk memeriksakan diri. Tuberkulosis bukan penyakit yang harus ditutupi," ujar Agustina.

Menurut Agustina, tuberkulosis dapat disembuhkan jika ditemukan lebih awal dan ditangani secara tepat. Pasien juga perlu menjalani pengobatan hingga tuntas untuk mencegah penularan berlanjut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Donny Tayes, memberikan edukasi kepada peserta mengenai tuberkulosis. Materi meliputi gejala, penularan, faktor risiko, pencegahan, pemeriksaan, dan kepatuhan pengobatan.

Penemuan kasus aktif menjadi bagian dari strategi Dinas Kesehatan memperluas deteksi tuberkulosis di masyarakat. Program tersebut menyasar 119 nagari atau lokasi sasaran di Kabupaten Pesisir Selatan.

Hingga 28 Agustus 2026, Active Case Finding (ACF) telah dilaksanakan pada 15 nagari atau lokasi sasaran. Pelaksanaan selanjutnya dilakukan bertahap untuk memperluas jangkauan penemuan kasus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....