Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker Cegah Dampak Kabut Asap
- 26 Agt 2026 12:29 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu 26 Agustus 2026, menyusul kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembagian masker dilakukan Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Catur Eby, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua PWI Dharmasraya Roni Aprianto. Masker diberikan kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan Pulau Punjung dan sekitarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya Martin Efendi mengatakan, pembagian masker dilakukan sesuai arahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap.
"Penggunaan masker penting untuk mengurangi paparan asap dan partikel udara, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan," kata Martin.
Menurutnya, pembagian masker tidak hanya dilakukan di kawasan Pulau Punjung. Pemkab Dharmasraya akan melanjutkan pembagian masker ke seluruh kecamatan melalui masing-masing camat agar perlindungan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
“Kita mengambil langkah-langkah penting dalam menghadapi kebakaran hutan dan mengantisipasi dampaknya, termasuk membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
Terkait penanganan karhutla, Martin mengatakan Pemkab Dharmasraya melalui Satpol PP dan Damkar menyiagakan personel serta peralatan pemadam kebakaran. Koordinasi lintas sektoral juga terus dilakukan, termasuk dengan jajaran TNI dan Polri untuk mencegah serta menangani karhutla di lapangan.
Selain penanganan di lapangan, pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi memicu karhutla serta memperburuk kualitas udara. Martin mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mencegah karhutla demi menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....