Gotong Royong Warga Renovasi Masjid Istiqlal Sitanang
- 25 Agt 2026 00:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Semangat gotong royong masyarakat mewarnai Alek Nagari Batagak Kudo-Kudo Masjid Istiqlal di Ganting Kampung Baru, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Senin 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari renovasi masjid yang mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, terutama atap dan plafon.
Ketua Panitia, Risno Suryadi Dt Nyalelo Rimbun, mengatakan kondisi bangunan masjid yang mulai mengalami kerusakan mendorong masyarakat untuk melakukan perbaikan secara bersama-sama. Menurutnya, renovasi tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat untuk menghadirkan rumah ibadah yang lebih layak dan nyaman.
Risno menyebut renovasi masjid bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Bantuan para donatur dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam proses perbaikan Masjid Istiqlal.
“Dukungan ini diharapkan dapat membantu mewujudkan masjid yang lebih representatif bagi jemaah. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, renovasi juga diharapkan semakin mendorong masyarakat menghidupkan berbagai kegiatan keagamaan di masjid,” katanya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Agam, Syatria, mengapresiasi kebersamaan masyarakat dalam pelaksanaan Alek Nagari Batagak Kudo-Kudo tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami memberikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan wujud semangat bersama dalam meningkatkan keimanan dan kecintaan masyarakat dalam beribadah,” ujarnya.
Syatria mengatakan keberadaan masjid yang nyaman secara fisik dapat mendukung peningkatan aktivitas ibadah masyarakat. Namun, menurutnya, fungsi masjid juga perlu dikembangkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Ia menyebut semangat masyarakat dalam membangun dan memakmurkan masjid sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Agam melalui “Bangkik dari Surau”. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan aktivitas ibadah, tetapi juga mendorong kepedulian sosial, penguatan karakter dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat, membangun kepedulian sosial dan membentuk karakter masyarakat, terutama generasi muda,” katanya.
Syatria berharap renovasi Masjid Istiqlal menjadi momentum untuk semakin menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, masjid tidak hanya memiliki bangunan yang lebih baik, tetapi juga semakin aktif memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan masyarakat yang telah memberikan bantuan secara ikhlas untuk mendukung renovasi masjid. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan rumah ibadah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....