Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri Terus Edukasi Warga Pilah Sampah
- 23 Agt 2026 14:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri di Kota Padang terus berperan mendorong kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Edukasi menjadi salah satu cara yang dilakukan agar warga memahami jenis sampah, cara pemilahan, hingga pemanfaatannya setelah dipisahkan.
Direktur Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri Nora Fitriawati mengatakan, masih ada masyarakat yang belum memahami pentingnya pemilahan sampah. Edukasi perlu dilakukan secara bertahap dengan memperkenalkan terlebih dahulu apa itu bank sampah dan bagaimana sampah dapat dikelola.
“Setiap orang itu bisa memilah. Cuma mungkin belum kenal apa itu pemilahan sampah,” ujarnya di Padang, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurutnya, masyarakat juga perlu mengetahui manfaat dari sampah yang telah dipilah. Sebab, pemilahan tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial maupun ekonomi.
Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri kemudian mengenalkan berbagai jenis sampah kepada masyarakat, termasuk sampah organik dan anorganik. Warga juga diberikan pemahaman mengenai pengelolaan lanjutan setelah sampah tersebut dipilah.
Untuk sampah organik, misalnya, sebagian dapat dimanfaatkan menjadi kompos atau dikelola melalui biopori. Sementara sampah anorganik seperti plastik dan styrofoam dapat dikurangi penggunaannya maupun disalurkan untuk proses daur ulang.
Ia menyampaikan, edukasi yang dilakukan mulai menunjukkan dampak terhadap kebiasaan warga yang telah bergabung dengan bank sampah. Mereka tidak hanya mampu memilah sampah sendiri, tetapi juga mulai mengajak anggota keluarga dan tetangga melakukan hal serupa.
“Ketika mereka sudah menjadi bagian dari bank sampah, keingintahuannya lebih jauh. Mereka sudah bisa memilah sendiri dan akhirnya mengajak anggota keluarga, mengajak tetangga,” katanya.
Keberadaan Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri pun tidak hanya diarahkan sebagai tempat menerima sampah. Bank sampah juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan membuang atau mendaur ulang, tetapi juga dapat dimulai dengan mengurangi sampah yang dihasilkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....