Pemilahan Sampah dari Rumah Jadi Fokus Padang Tahun Depan
- 23 Agt 2026 13:55 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemilahan sampah dari rumah menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan pengelolaan sampah tahun depan. Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Kepala Bidang Program, Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fuad Syukri, mengatakan pemilahan dari sumber menjadi bagian penting karena sampah yang akan diolah harus sudah terpisah. Menurutnya, upaya tersebut perlu didorong melalui perubahan kebiasaan masyarakat dalam menangani sampah sejak dari rumah.
Fuad menjelaskan, saat ini layanan pengumpulan sampah dari rumah melalui Lembaga Pengolah Sampah (LPS) telah mencapai 81 persen. Sementara sampah yang berhasil diolah baru sekitar 26 persen melalui berbagai fasilitas, seperti bank sampah, TPS 3R, sektor informal, serta pengolahan mandiri masyarakat menggunakan komposter.
Di sisi lain, sekitar 73 persen sampah Kota Padang masih masuk ke TPA. Kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan melalui peningkatan pengolahan sampah dari sumber.
“Memang kendala hari ini Kota Padang, masih 73 persen sampah itu masuk ke TPA. Itu memang PR bagi Kota Padang,” katanya di Padang, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurutnya, pemerintah akan mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sebelum diserahkan kepada LPS maupun fasilitas pengolahan lainnya. Pemilahan tersebut diharapkan membuat sampah yang masih memiliki nilai guna dapat diolah dan tidak langsung berakhir di TPA.
Upaya tersebut juga sejalan dengan target pengelolaan sampah jangka panjang nasional. Pada 2045, pengumpulan sampah dari sumber ditargetkan mencapai 100 persen, sedangkan 90 persen sampah yang terkumpul ditargetkan dapat diolah melalui daur ulang maupun berbagai metode pengolahan lainnya.
Dengan target tersebut, hanya 10 persen sampah yang diharapkan masuk ke TPA pada 2045 dan merupakan sampah residu yang tidak lagi dapat dimanfaatkan. Kota Padang pun mulai menyiapkan langkah dari tingkat rumah tangga agar target pengurangan sampah tersebut dapat dicapai secara bertahap.
Selain pemerintah, keberadaan bank sampah dan lembaga pengolah sampah di kelurahan menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Masyarakat tidak hanya didorong untuk memilah, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai ke mana sampah yang sudah dipilah akan dibawa dan bagaimana sampah tersebut dapat kembali memiliki nilai manfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....